Koreri.com, Jayapura – Sejumlah fasilitas milik Pemerintah Provinsi Papua termasuk aset-aset peninggalan PON XX berada di Kabupaten Mimika.
Pasca Provinsi Papua Tengah mekar dari induknya, kini tanggung jawab keberadaan aset-aset tersebut pun mulai dipertanyakan sebagaimana disampaikan Plt. Bupati Mimika Johannes Rettob.
Mengingat Kabupaten Mimika kini berada dibawah administrasi daerah otonomi baru (DOB) tersebut.
Rettob pun mempertanyakan berkaitan dengan infrastruktur, gedung sekolah dan segala macamnya. Apakah ini menjadi tanggung jawab Provinsi Papua Tengah nanti atau menjadi tanggung jawab kabupaten?
“Kita berharap dari provinsi induk tapi saya tidak tahu apakah sudah diserahkan kepada Provinsi Papua Tengah dan selanjutnya diserahkan kepada kami. Kami tetap berusaha itu menjadi tanggung jawab Kabupaten Mimika khususnya untuk kami bisa melihat itu. Kalau tidak, kami tidak berinvestasi di situ. Jadi, kami juga lagi berusaha untuk itu,” ujarnya di Jayapura, baru-baru ini.
Termasuk juga soal tanah dan pasar yang belum diserahkan kepada pihak Pemda Mimika dan juga aset – aset PON.
“Banyak orang bicara kok banyak fasilitas di Mimika tidak di pergunakan secara maksimal, peralatannya bagus – bagus tapi kita tidak gunakan secara maksimal. Karena persoalannya ada beberapa yang belum diserahkan kepada Pemda. Jadi Ini masalah kita dimana begitu banyak fasilitas yang ditinggal,” bebernya.
Rettob mengaku pihaknya masih terus menunggu penyerahannya.
“Ya, kami sekarang lagi menunggu untuk serah terima itu untuk kami bisa pakai secara maksimal dan kami bisa buat event-event termasuk biaya perawatannya. Yang hanya baru di serahkan kepada kita adalah lapangan futsal,” pungkasnya.
EHO






























