UNICEF Papua – DP3AKB Biak Gelar Pelatihan Layanan Perlindungan Anak

UNICEF Papua DP3AKB Biak Pelatihan Layanan Anak

Koreri.com, Biak – UNICEF Papua bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Biak Numfor menggelar Pelatihan Layanan Perlindungan Anak di tingkat Kabupaten dan Kampung bertempat di ruang pertemuan kantor setempat, Jumat (9/6/2023).

Giat hari pertama dihadiri Bappeda, DP3AKB, UPTD, PPA, Dinas Sosial, Satuan Bhakti Pekerja Sosial, Dinas Kesehatan, Unit PPA Polres Biak Numfor, LBH, LSM Peduli Anak, Perwakilan Tokoh Adat, Persatuan Gereja-gereja se-Papua, serta Kejaksaan dan Pengadilan di BIak.

Kepala DP3AKB Biak Johanna Naap setelah dikonfirmasi membenarkan hal itu.

Disebutkan, kegiatan pelatihan ditujukan kepada para pemangku kepentingan di kampung maupun di Kabupaten terkait dengan Kampung Peduli Anak kerjasama dengan Unicef Papua dan juga Pukamuda Fisip UI dan juga DP3AKB Biak Numfor.

Giat Ini merupakan kolaborasi yang baik di dalam penanggulangan kekerasan terhadap anak dan dapat mewujudkan melalui kampung ramah perempuan dan peduli anak.

“Dalam hal ini, Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam penanggulangan kekerasan terhadap anak tetapi perlu dukungan semua stakeholder baik mitra pembangunan, akademisi, komunitas lainnya dan seluruh komponen masyarakat yang ada di Kabupaten Biak Numfor,” ungkap Johanna.

Diharapkan lewat pelatihan layanan peduli anak yang dilaksanakan ini dapat mengurangi kekerasan terhadap anak sekaligus juga lebih meningkatkan perlindungan terhadap anak supaya tidak terjadi lagi kekerasan yang berlebihan yang kemudian mengganggu kejiwaan psikis dari anak itu dalam kehidupannya sehari-hari.

Hal itu dimaksudkan agar supaya anak-anak ini dipersiapkan dari sekarang dengan lebih baik lagi untuk masa depannya dan juga masa depan dari bangsa dan negara khususnya di Papua dan Kabupaten Biak Numfor.

“Untuk kampung-kampung yang disiapkan (kampung ramah perempuan dan peduli anak-red), memang ada 4 kampung tetapi yang sudah dibentuk langsung oleh Menteri Bintang Puspa yaitu kampung Manswam dan kampung Kamorfuar dan nanti akan diikuti oleh dua kampung yang dipersiapkan lagi di Biak Timur yaitu kampung Ruar dan kampung Insumarires,” rincinya.

Johanna berharap kerjasama yang sudah dibangun antara UNICEF dan juga Universitas Indonesia dalam hal ini Fakultas Ilmu Politik dan Sosial yaitu melalui kajian kepemudaan ini bisa diteruskan bukan saja kepada anak-anak tetapi juga bagaimana intervensi dalam semua lini lintas sektor atas kekerasan terhadap perempuan.

Dan juga bisa dibentuk di kampung-kampung yang lain untuk kampung ramah perempuan dan peduli anak.

Untuk diketahui kegiatan ini dihadiri oleh UPTD, PPA, DPMK, Kepala kampung dari empat Kampung yang dipersiapkan, perwakilan kader kampung, perwakilan tokoh adat kampung, perwakilan tokoh agama yang ada di kampung

“Kegiatan ini seyogyanya berdampak pada anak-anak yang perlu dilindungi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan jangan kita biarkan kekerasan itu terjadi di Kabupaten Biak Numfor hingga ke kampung-kampung yang ada,” tukas Johanna.

HDK