DPR PB Minta Pj Gubernur Segera Tetapkan Plt Sekwan

IMG 20221122 WA0001
Pj Gubernur Papua Barat Drs Paulus Waterpauw,M.Si dan Ketua DPR Papua Barat Orgenes Wonggor,S.IP (Foto : KENN)

Koreri.com, Manokwari–  Kekosongan jabatan Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat (Sekwan) Provinsi Papua Barat sangat mempengaruhi kegiatan para wakil rakyat dan sekretariat dalam mengawal pembangunan di sisa masa jabatan 2019-2024 ini.

Terjadi kekosongan di jabatan strategis ini setelah Sekwan definitif FKM ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan penyidik Tipikor Kejaksaan Tinggi Papua Barat akhir bulan Juli 2023 lalu.

Ketua DPR Papua Barat Orgenes Wonggor,S.IP mengatakan, untuk mendukung kegiatan kedewanan maka pihaknya telah mengusulkan 3 Nama ASN kepada Penjabaj Gubernur Drs Paulus Waterpauw,M.Si untuk ditetapkan sebagai Sekwan menggantikan FKM.

Menurut Wonggor, 3 nama ASN yang diusulkan itu 2 orang dari internal Setwan sedangkan 1 dari lingkungan pemerintahan provinsi Papua Barat.

“Kita berharap dalam Minggu ini bapak Pj Gubernur sudah menetapkan salah satu nama calon sekwan yang sudah kami usulkan. Supaya kekosongan jabatan sekwan ini pun tidak berlarut lama,”ungkap Ketua DPR Papua Barat, Orgenes Wonggor, S.IP kepada media ini, Selasa (8/8/2023).

Sebab kata Orgenes jabatan sekwan adalah jabatan strategis. Apalagi saat ini ada banyak agenda kedewanan yang akan dilaksanakan yang tentu membutuhkan peran aktif, sehingga diharapkan dalam pekan ini Pj Gubernur sudah menunjuk Plt sekwan atau melantik sekwan definitif.

Politisi Golkar itu menegaskan bahwa, calon sekwan yang nanti ditunjuk Pj Gubernur adalah sosok yang betul-betul paham tugas pokok dan fungsinya.

“Sehingga masalah yang terjadi saat ini tidak terulang kembali. Sekwan yang  bisa membangun komunikasi dan hubungan yang baik dengan staf dan para kabagnya,”tuturnya

Begitu juga staf dan para Kabag dilingkup sekwan DPR Papua Barat, kedepan harus bisa membangun hubungan baik dengan pimpinan. Sehingga proses administrasi dilingkup kesekretariatan dapat berjalan baik sesuai aturan.

Wonggor mengungkapkan bahwa sejak FKM ditahan kejaksaan tinggi Papua barat, hingga kini jabatan sekwan kosong dan tidak ada pelayanan, bahkan proses pekerjaan dilingkup sekwan sendiri tidak berjalan seperti biasanya terutama terkait administrasi.

Untuk itu sebagai mitra strategis pemerintah daerah Wonggor berharap respon cepat Pj Gubernur untuk menunjuk sekwan baru sehingga proses administrasi dan agenda kedewanan bisa dilaksanakan.

KENN

Exit mobile version