Pj Gubernur PB Canangkan Kebun Susweni Manokwari, Jadi Model Bagi Masyarakat

IMG 20231025 WA0026

Koreri.com, Manokwari – Penjabat (Pj) Gubernur Paulus Waterpauw didampingi Pj Ketua TP –PKK Papua Barat Roma Megawanty mencanangkan lahan kebun Susweni, di Kabupaten Manokwari, Rabu (25/10/2023).

Hadir pada pencanangan tersebut, Pj Sekda PB Yacob Fonataba, jajaran Forkopimda, sejumlah pimpinan OPD serta instansi vertikal.

Terpantau, Pj Gubernur Waterpauw dan berbagai pihak juga melakukan penanaman bibit hingga panen selada serta menebar 5.000 benih ikan Lele.

Pj Sekda dalam keterangannya kepada awak media, menjelaskan tujuan dari pencanangan tanam di lahan kebun Susweni tersebut.

“Lahan ini diperuntukkan untuk menjadi model. Tujuannya yang pertama yaitu untuk Agro Edukasi atau Eko Edukasi kemudian Agrowisata atau Ekowisata. Kita berharap setelah ada model ini dapat menjadi pembelajaran untuk masyarakat,” terangnya, Rabu (25/10/2023).

Adapun tujuannya yang utama adalah untuk menjaga ketahanan pangan nasional.

Kemudian, mencegah terjadinya inflasi yang disebabkan oleh komoditi pertanian yang sebetulnya komoditi ini bisa dihasilkan oleh masyarakat sendiri.

“Jadi intinya, Bapak Gubernur memerintahkan kita untuk membuat model supaya masyarakat dapat belajar dari model yang kita buat dan dapat diterapkan, diaplikasikan di masing-masing rumah atau kediaman atau kebunnya masing-masing,” lanjut Pj Sekda.

Dalam kegiatan ini, Pemprov Papua Barat melibatkan kurang lebih ada 43 OPD ditambah dengan instansi vertikal terkait seperti Polbangtan, BPTP, termasuk Bank Indonesia juga terlibat.

Dalam hal ini, kata Pj Sekda, Universitas Papua (UNIPA) yang membuat model kerjasama teknologinya dan pihaknya tinggal mengikuti model yang sudah dibuat.

Misalnya, berkaitan dengan pemberlakuan jarak tanam, pemberian pupuk hingga pengendalian hama yang kesemuanya merupakan rekomendasi dari UNIPA.

“Sedangkan yang sudah teknologi maju kita terapkan teknologi hidroponik. Tapi kalau yang belum kita terapkan teknologi konvensional dengan jarak tanam, pemupukan dan penggunaan bibit unggul,” jelasnya.

Pj Sekda mengaku jika Pemerintah telah membagi lahan seluas 8 hektar menjadi dua bagian.

“Jadi sekarang kita sudah buka masing-masing 6 hektar dan 2 hektar. Untuk yang dua hektar khusus untuk pemuda KNPI dan Karang Taruna. Sedangkan yang 6 hektar juga sudah dibuka dan untuk hasilnya, kita terbuka untuk semua dan siapapun yang datang untuk panen silahkan saja, kita terbuka untuk semua. Terutama teman-teman ASN yang di kantor sesuai dengan luas lahan mereka masing-masing,” tandasnya.

Pj Sekda menambahkan, untuk penyediaan benih berasal dari Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Papua Barat.

“Dan kita berharap ini akan terus dikelola oleh masing-masing OPD. Jadi mereka nanti mau melibatkan masyarakat sekitar sini atau dari mana pun mereka datangkan, intinya menggunakan model yang dibuat oleh UNIPA. Untuk jenis tanaman bervariasi, tapi semua kita ambil tanaman varietas unggul yang kita pakai,” pungkasnya.

KENN

Exit mobile version