Mulai Ekspor Perdana Pala ke Belanda, Kadistan Maluku Malah Beberkan Fakta Ini

IMG 20231111 WA0003

Koreri.com, Ambon – Grup Kamboti Rempah Maluku bekerjasama dengan PT. Ekosistem Bumi Lestari (KOBUMI) melakukan ekspor biji dan fuli pala perdana langsung dari Pelabuhan Internasional Ambon.

Adapun produk tersebut dikirim ke Pelabuhan Internasional Roterdam di Belanda.

Ekspor perdana tersebut dilepas langsung oleh Kepala Dinas Perindag mewakili Pemerintah Provinsi Maluku, yang juga dihadiri perwakilan Koperasi Kobumi serta tamu undangan lainnya.

“Jadi kemarin perdana ekspor 8,9 ton pala melalui Koperasi Kamboti langsung ke Belanda,” terang Kepala Dinas Pertanian Maluku, Dr. Ilham Tauda, SP, M.Si di Ambon, Jumat (10/11/2023).

Dikatakan, potensi pala ini di Maluku sangatlah besar. Hanya saja, terdapat sejumlah kendala yang harus segera ditangani.

“Karena produksi kita di 2022 itu ada 5900 ton dan antar pulau yang tercatat di BPS itu kurang lebih 2000 ton yang diantarkan ke Surabaya, Makasar dan lain-lain.

Ada pun 4000 ton keberadaannya tidak tahu ke mana, padahal di 2023 ini belum sampai 100 ton. Dan mau dilihat potensinya besar, tapi belum kita eskpor,” bebernya.

Menurut Kadis, salah satu kendala itu adalah berkaitan dengan pumingasi dan pemeriksaan laboratorium untuk plamatosidus. Dan semua itu atas permintaan Buyer dan itu di lakukan di Surabaya.

“Jadi semua ini kalau di hitung-hitung oleh orang Maluku pasti rugi, kebanyakan pengusaha Surabaya produk asli Maluku ekspor dari sana supaya tidak lagi mereka rugi. Karena kita tahu sendiri pintu keluar kita banyak terbuka ada di pulau Banda. Tetapi dari data produksi kita saat ini ada 5900 ton yang diantar pulau itu 2000 ton. Jadi intinya ada 4000 ton yang masih ada di sini,” sambungnya.

Kadis tak menyangkal jika dirinya bingung dengan fakta ini.

“Bingungnya begini masa 2000 ton resmi di antar pulau sedangkan kita cuma ekspor tidak sampai 100 ton. Jadi harapan saya kedepan ini kita bisa melakukan proteksi karena ada pun pintu-pintu keluar yang perlu di catat. Maka itu pun kita butuh dukungan dari aparat terkait dan kita bisa ekspor lebih besar dan bisa menjadi perhatian kita dan keseriusan kita dalam ekspor pala ini,” tandasnya.

JFL

Exit mobile version