as
as
Fokus  

Satker PJN Wilayah I Maluku Lakukan Pemeliharaan JMP, Ada Sejumlah Perbaikan

Bagus Artamana Kasatker PJN Wilayah I Maluku
Kasatker PJN Wilayah I Maluku Ida Bagus Artamana

Koreri.com, Ambon – Jembatan Merah Putih (JMP) sepanjang 1.140 meter yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 4 April 2016 menjadi yang terpanjang di kawasan Indonesia Timur.

Jembatan ini menghubungkan sisi utara Kota Ambon, tepatnya Desa Rumah Tiga (Kecamatan Teluk Ambon) dan Desa Hative Kecil (Kecamatan Sirimau) pada sisi selatan.

Sebelum ada JMP, jarak dari Bandara Intenasional Pattimura ke Kota Ambon (sekitar 35 kilometer) harus ditempuh selama 60 menit dengan memutari Teluk Ambon. Alternatif lain adalah dengan menggunakan kapal penyeberangan (ferry) dengan waktu tempuh 20 menit, belum termasuk waktu antre.

Kini setelah berusia 7 tahuan pasca peresmian, proses pemeliharaan JMP Ambon pun dilakukan.

“Jadi JMP ini sudah cukup berumur sehingga harus dilakukan pemeliharaan. Maka setelah pengecekan dari pihak konsultan di temukan sensor kita mulai bermasalah dan mulai dilakukan perbaikan,” terang Kasatker PJN Wilayah I Maluku Bagus Artamana kepada media ini di ruang kerjanya, Minggu (3/12/2023).

Dikatakan, sensor tersebut berfungsi untuk mendeteksi getaran gempa, keretakan beton, kecepatan angin dan lain-lain terutama untuk keselamatan jembatan.

“Dari empat sensor, di tahun ini kita buat pergantian dan pergantian ini sudah berjalan 87 persen, sebelum Natal semua sudah terpasang dan itu target saya,” kata Bagus.

Kemudian juga dilakukan peremajaan terhadap lampu-lampu yang ada di JMP.

“Karena inikan lampu tenaga surya yang mana kalau sampai 5 tahun sel baterainya sudah lemah maka itu kita remajakan semua. Termasuk papan informasi display yang di awal maupun di akhir. Yang awal eror atau tidak terbaca itu kami perbaiki dan sudah jadi. Selanjutnya juga ada lampu penerangan jalan yang rusak kita ganti dan sudah terlihat JMP di malam hari terang benderang,” bebernya.

Sementara itu, terkait pengecetan jembatan belum dilakukan pihaknya karena masih dilakukan proses pengusulan anggaran.

Disingung soal anggaran pemeliharaan JMP setiap tahun menurut Bagus, mencapai kurang lebih 1.5 Milliar. Salah satunya untuk pembersihan jalan karena masyakarat banyak sekali yang memanfaatkan JMP, namun sayangnya membuang sampah sembarangan sehingga harus dilakukan  pembersihan dan lain-lain.

“Kalau mengenai CCTV memang sudah terpasang dari sejak peresmian sampai sekarang ini. Dan CCTV kami ini fungsi utamanya untuk memantau jembatan, juga memantau arus lalu lintas. Apapun kegiatan aktivitas di JMP terpantau oleh CCTV,” sambungnya.

Bahkan beberapa kali pihak Polda Maluku datang ke kantor langsung dan memantau di layar monitor jika terjadi yang hal yang tidak diinginkan seperti begal, maupun orang yang lompat ke laut karena semua termonitor oleh CCTV JMP.

Bagus menambahkan di JMP terdapat 4 CCTV besar dan beberapa CCTV kecil yang memantau segala aktifitas di jembatan tersebut.

“Kalau terkait kerja sama pihak Polda dengan kami soal CCTV itu kemarin sempat berkoordinasi dengan Kabag OPS Polda Maluku dan kami sampaikan bahwa CCTV JMP ini fokusnya untuk keselamatan struktur jembatan, bukan kondisi lalu lintas dan ini berbeda fungsi. Karena kalau CCTV-nya kami arahkan ke jalan raya, maka ada bagian-bagian struktur jembatan yang tidak kami pantau,” terangnya.

“CCTV kita terindikasi dengan sensor, karena kalau sensor membaca retakan maka CCTV-nya akan mencari sensor tersebut. Jadi kalau kami arahkan CCTV ini kalau fokus ke jalan maka otomatis fungsi keselamatan jalan tidak berfungsi,” beber Bagus.

Pihaknya telah menawarkan dan mempersilahkan Polda Maluku jika berkeinginan  memasang CCTV di JMP Ambon.

“Kami persilakan. Karena CCTV ini juga untuk mengurangi tingkat angka kriminalitas di sekitar JMP. Kita tentu butuh kerja sama sehingga JMP terawat dengan baik maupun keamanan juga terjaga,” tandasnya.

Bagus pun menegaskan pihaknya sangat menentang hal-hal yang merugikan masyakarat saat melintasi JMP Ambon.

“Jadi intinya kita saling jaga termasuk juga menjaga keindahan JMP. Karena ini demi kepentingan bersama. kata kuncinya sama-sama menjagalah,” pungkasnya.

JFL

as