Koreri.com, Jayapura – PT Air Minum Jayapura saat ini sedang merancang pembangunan sumber air baru dalam rangka memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah itu.
Hal ini di lakukan setelah PT AM Jayapura Robongholo Nanwani berhasil menemukan sumber air baru yakni kali Sborhonyi II beberapa waktu lalu.
“Empat tahun lalu tim teknik PDAM Jayapura telah menemukan sumber air baru di intake Sborhonyi dua yang memiliki kapasitas 200 liter per detik,” ungkap Direktur PT AM Jayapura Robongholo Nanwani Entis Sutisna kepada awak media.
Setelah itu, telah dirancang dan didesain konsep pembangunannya dan dipresentasikan pada Bidang Cipta Karya tentang pemanfaatan Sborhonyi II untuk menambah pasokan air bersih ke masyarakat yang ada di Kota Jayapura.
Entis Sutisna menjelaskan pembangunan jaringan air bersih atau Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) Sborhonyi II, dapat dikerjakan dalam 2 tahun anggaran.
Ia sangat antusias karena selama 30 tahun terakhir PT Air Minum Jayapura belum mengalami penambahan kapasitas produksi air di luar wilayah Muara Tami.
“Minimnya produksi sangat mempengaruhi produksi di beberapa wilayah pelayanan seperti di Polimak, Perumahan Skyline, Kampung Buton, Kampung Tobati dan Enggros, Tanah Hitam dan Abepantai,” ujarnya.
Sehingga dengan pembangunan SPAM Sborhonyi, bisa menjadi solusi cakupan pelayanan di wilayah yang terdampak kesulitan distribusi air.
Entis Sutisna membeberkan untuk pendanaan pembangunan SPAM Sborhonyi dua memerlukan dana yang cukup besar, yakni sekitar Rp 60 Miliar, dengan rincian pembangunan seperti intake, pipa transmisi dan reservoir.
“Saya optimis pengerjaan ini bisa berjalan selama 2 tahun anggaran oleh Pemerintah Provinsi Papua. Mudah-mudahan di tahun 2024 dan 2025 dianggarkan oleh Pemprov Papua setengahnya, sehingga di tahun 2025 sudah bisa dimanfaatkan,” pungkasnya.
SAV
