Koreri.com, Biak – Sekretaris Dewan Drs. Judi Wanma, M. Si mengkonfirmasikan bahwa, Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Biak Numfor melakukan pemetaan permasalahan penyelenggaraan pemerintahan kampung pada sejumlah distrik di wilayah itu.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala dan tantangan yang dihadapi pemerintahan kampung, sehingga dapat ditemukan solusi untuk meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Kegiatan pemetaan difokuskan pada dua distrik masing-masing Biak Barat dan Swandiwe.
Pemetaan itu sendiri dilaksanakan secara terpusat di Distrik Biak Barat, Senin (3/3/2025).
Kegiatan survei dihadiri Kepala Distrik Biak Barat Yolanda Arwakon dan Kepala Distrik Swandiwe Sefnath Mirino, serta para kepala kampung dan Ketua Badan Musyawarah Kampung (Bamuskam) dari kedua distrik tersebut.
Tim Asistensi Fakultas Hukum Uncen yang melaksanakan pemetaan permasalahan kampung terdiri dari Dr. Justus Pondayar, SH., MH, Dr. Sara Ida Awi, SH., MH dan Andri Tanati, SE.
Pemetaan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif mengenai permasalahan yang dihadapi pemerintahan kampung di Biak Numfor.
Hasil pemetaan akan digunakan sebagai dasar perencanaan program dan kebijakan untuk meningkatkan kapasitas pemerintahan kampung dan pelayanan kepada masyarakat.
DPRK Biak Numfor berkomitmen untuk terus mendukung dan mengawal pembangunan di tingkat kampung agar terwujudnya kesejahteraan masyarakat Biak Numfor.
Kegiatan yang serupa juga dilaksanakan di Distrik Biak Utara, Distrik Andei, Distrik Yawosi, Distrik Warsa, dan Distrik Bondifuar.
Para kepala kampung dan Ketua Bamuskam dari distrik-distrik tersebut turut berpartisipasi.
Tim Asistensi untuk Biak Utara dan distrik lainnya terdiri dari Prof. Dr. Frans Reumi, SH., MA., MH; Daniel Tanati, SH., MH; dan Saul Kmur, SE., M.Si.
HDK












