Koreri.com, Ambon – Bencana banjir, tanah longsor hingga pohon tumbang terjadi pada sejumlah kawasan di Kota Ambon, Provinsi Maluku sejak diguyur hujan deras disertai angin kencang, Minggu (8/6/2025) pagi.
Salah satu kawasan yang dilaporkan terdampak parah terjadi di Kecamatan Sirimau.
“Total 25 kejadian tercatat di Kecamatan Sirimau, meliputi longsor, banjir, dan pohon tumbang. Di Batu Meja dan Hative Kecil masing-masing tercatat tujuh kejadian, ditambah dua titik cuaca ekstrem lainnya,” ungkap Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon, Frits Tatipikalawan saat dikonfirmasi Senin (9/6/2025).
Di kawasan Karang Panjang dilaporkan terjadi tiga peristiwa longsor. Sementara di Kelurahan Soya terjadi dua kejadian, termasuk satu titik terdampak cuaca ekstrem.
Di Batumerah dan Batu Gajah masing-masing tercatat dua dan satu titik kejadian.
Selain Kecamatan Sirimau, bencana serupa juga melanda empat kecamatan lain di Kota Ambon. Di Kecamatan Nusaniwe, ada dua titik pohon tumbang, yaitu di Amahusu dan depan RS Latumeten kawasan Mangga Dua.
Teluk Ambon mengalami satu kejadian longsor dan satu titik cuaca ekstrem. Di Baguala dan Leitimur Selatan masing-masing terjadi satu tanah longsor.
Meski skala kejadian cukup luas, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Namun, dua warga dilaporkan mengalami luka-luka.
Satu korban tertimbun longsor di RT 002/RW 19 Batumerah atas nama Kamaruddin, dan satu lainnya bernama Marlon di RT 004/RW 05 Batu Meja, terkena pohon tumbang. Keduanya kini dalam perawatan medis.
Status Siaga Bencana
Frits menambahkan, pihak BPBD telah bergerak cepat dengan memberikan bantuan tanggap darurat kepada warga terdampak.
“Kami telah menyalurkan bantuan awal dan terus memantau wilayah-wilayah rawan,” sambungnya.
Hingga kini, Kota Ambon masih berstatus siaga bencana. Warga diminta tetap waspada dan segera melaporkan kejadian darurat kepada pihak berwenang agar penanganan bisa dilakukan secara cepat dan tepat.
JFL
