Pemkot Ambon Gelar Aksi Peringati HLH Sedunia 2025, Ada Instruksi Tegas Wali Kota

Pemkot Ambon HLH Sedunia 2025

Koreri.com, Ambon – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia Tahun 2025,  Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menggelar apel pagi bersama dan aksi bersih lingkungan, di kawasan Pantai Martafons, Desa Poka, Kamis (26/6/2025).

Kegiatan ini mengusung tema “Ending Plastic Pollution (Hentikan Polusi Plastik)”.

Selain apel bersama, kegiatan ini turut diisi dengan penyerahan penghargaan kepada kelompok Proklim, komunitas lingkungan, serta instansi yang telah berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan di Kota Ambon.

Penghargaan diserahkan secara simbolis oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku kepada Wali Kota Ambon, untuk selanjutnya diberikan kepada Pemerintah Negeri Kusu-kusu Sereh.

Tak hanya itu, dukungan dari berbagai pihak juga mengalir melalui penyerahan bantuan CSR untuk mendukung program prioritas pemerintah kota di bidang pengelolaan persampahan dan lingkungan hidup. Di antaranya dari Bank Maluku-Maluku Utara dan BPJS Ketenagakerjaan.

Wali Kota dalam sambutannya membacakan pidato resmi Menteri Lingkungan Hidup RI yang menyoroti ancaman serius dari polusi plastik.

Disampaikan bahwa produksi plastik global terus meningkat hingga mencapai 400 juta ton pada tahun 2023, sementara sampah plastik yang mencemari laut diperkirakan bisa mencapai 265 juta ton pada 2060 jika tidak ada upaya nyata untuk menghentikannya.

“Indonesia telah masuk fase darurat sampah. Karena itu, kebijakan dan aksi nyata pengurangan sampah plastik harus segera diperkuat di tingkat daerah. Termasuk di Kota Ambon,” urainya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga menginstruksikan seluruh jajaran Pemkot Ambon untuk segera menindak masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan.

“Mulai minggu depan, seluruh kendaraan roda empat dan enam di Kota Ambon wajib memiliki tempat sampah. Akan ada sweeping dan sanksi tegas bagi pelanggar,” tegasnya.

Pemerintah Kota juga berkomitmen mempercepat perubahan sistem pengelolaan sampah, dari open dumping ke sistem yang lebih modern dan ramah lingkungan.

Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan aksi penanaman pohon oleh Wali Kota Ambon bersama Forkopimda Kota Ambon, Kapolresta Pulau Ambon, serta berbagai instansi mitra pemerintah.

Aksi bersih-bersih di sekitar Pantai Martafons pun dilakukan, sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan.

Wali Kota juga mengajak seluruh masyarakat dan komunitas untuk terus berpartisipasi aktif menjaga kebersihan kota.

“Kita semua harus bergerak bersama. Kalau kita jaga lingkungan, wilayah ini bukan hanya bersih, tapi juga bisa kita manfaatkan sebagai kawasan wisata yang membanggakan,” pungkasnya.

JFL

Exit mobile version