Koreri.com, Timika – Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menggelar Tabligh Akbar yang sarat makna spiritual dan nilai kebangsaan dalam suasana syukur dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke 80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Acara religius yang diselenggarakan Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika menghadirkan tokoh nasional sekaligus motivator ternama Rinaldi Agusyana dari ESQ Leadership Center.
Giat bertempat di Gedung Eme Neme Yauware Timika, Kamis (7/8/2025).
Dengan tema “ASN BerAKHLAK, Masyarakat Berkarakter”, kegiatan ini tidak hanya menjadi refleksi religius menjelang hari kemerdekaan, tetapi juga bagian dari upaya Pemkab Mimika membangun manusia seutuhnya—yang unggul secara intelektual dan spiritual—menuju Gerbang Emas Mimika: Gerakan Membangun Ekonomi dan Masyarakat yang maju, berdaya saing, dan berkarakter.
Ketua Panitia, Richard Wakum, dalam laporannya menyampaikan harapan agar momentum ini menjadi tonggak dalam meneruskan semangat perjuangan para pahlawan melalui pembangunan karakter ASN dan masyarakat yang berlandaskan akhlak mulia.
“Kita ingin ASN yang tidak hanya profesional dalam kerja, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual, menjadi panutan dalam masyarakat,” ungkapnya.
Sambutan Bupati Mimika yang dibacakan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ananias Faot, menekankan pentingnya pembangunan karakter sebagai fondasi bangsa.

“Tabligh Akbar ini adalah cerminan komitmen kita dalam membangun SDM yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki integritas dan akhlak. ASN adalah wajah negara, dan karakternya mencerminkan kualitas pelayanan publik kita,” ujarnya.
Lebih dari sekadar seremonial keagamaan, kegiatan ini mengajak semua elemen, khususnya ASN, untuk melakukan transformasi diri—menjadikan kemerdekaan sebagai kesempatan memperkuat etos kerja, loyalitas, dan keimanan sebagai bentuk ibadah kepada Tuhan dan pengabdian kepada bangsa.
Dalam tausiyah dan motivasinya, Rinaldi Agusyana mengajak peserta untuk merefleksikan makna kemerdekaan dalam bingkai keimanan.
Ia menegaskan bahwa ASN harus menjadi agen perubahan dengan karakter berAKHLAK—yaitu Berorientasi pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif.
“Kemerdekaan sejati adalah saat kita merdeka dari kebiasaan buruk dan bangkit sebagai pribadi yang membawa perubahan. ASN bukan sekadar pelayan publik, tapi penjaga nilai, teladan moral, dan penjuru akhlak masyarakat,” tegasnya.
Acara ini dihadiri oleh para pimpinan OPD, Forkopimda, tokoh agama, ASN, hingga pelajar. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen kolektif dalam menumbuhkan iklim birokrasi yang humanis dan religius.
Ananias Faot menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan berharap kegiatan ini membawa berkah, mempererat ukhuwah, dan menjadi energi positif untuk membangun Mimika yang lebih bermartabat, berakhlak, dan berdaya saing tinggi.
“Semoga Mimika bukan hanya tumbuh secara fisik, tapi juga bertumbuh dalam moralitas, spiritualitas, dan semangat kebangsaan.” – Pesan reflektif dari Tabligh Akbar HUT RI ke-80.
TIM






























