GPDP Papua Tengah Gelar Sidang Daerah I, Gubernur Ingatkan Tanggung Jawab Gereja

Pemprov PT Sidang Daerah I GPDP PT

Koreri.com, Nabire – Sidang Daerah I Gereja Pentakosta di Papua (GPDP) Badan Penghubung Sinode Provinsi Papua Tengah resmi digelar.

Sidang berlangsung di gedung gereja GPDP Jemaat Torsina Kalibobo, Nabire, Provinsi Papua Tengah.

Plt. Asisten Administrasi Umum Viktor Fun hadir langsung mewakili Gubernur Papua Tengah menandai dimulainya sidang daerah tersebut dengan menyematkan tali id card kepada perwakilan peserta.

Sidang juga dihadiri pimpinan Gereja Kemah Injil Indonesia Wilayah Papua, Ketua Daerah GKII Nabire, para pendeta, hamba-hamba Tuhan, dan majelis jemaat.

Turut hadir pula, panitia pembangunan gedung gereja, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta seluruh jemaat GKII Laodikia Jayanti Nabire.

Pemprov PT Sidang Daerah I GPDP PT2Gubernur dalam sambutannya yang dibacakan Plt. Asisten Viktor Fun mengatakan Sidang Daerah ini menjadi wadah yang mulia untuk melakukan evaluasi pelayanan, menyusun program kerja gereja, memperkuat koordinasi antar jemaat, serta merumuskan langkah-langkah strategis pelayanan ke depan agar gereja semakin hadir menjawab kebutuhan umat dan masyarakat.

“Kita semua memahami bahwa gereja memiliki peran yang sangat besar, bukan hanya dalam membina kehidupan rohani jemaat, tetapi juga dalam menjaga nilai kasih, persaudaraan, perdamaian, serta menjadi mitra Pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter, takut akan Tuhan, dan cinta tanah Papua,” ungkapnya.

Gubernur meyakini, bahwa melalui Sidang Daerah I ini akan lahir keputusan-keputusan yang bijaksana, penuh hikmat, dan membawa kemajuan bagi pelayanan GPDP di Papua Tengah.

Pemprov PT Sidang Daerah I GPDP PT3“Semoga sidang ini juga semakin mempererat persatuan antar pelayan Tuhan, memperkuat semangat penginjilan, dan menghadirkan damai Sejahtera bagi seluruh wilayah pelayanan,” imbuhnya.

Gubernur juga mengingatkan tanggung jawab gereja untuk terus menjadi terang dan garam bagi dunia, menjadi jembatan rekonsiliasi, serta ikut berperan aktif dalam mewujudkan Papua Tengah yang aman, damai, sejahtera, dan berkeadilan.

“Semoga seluruh rangkaian sidang berjalan lancar, penuh hikmat, dan menghasilkan keputusan terbaik demi kemuliaan nama Tuhan,” pungkasnya.

HMS