PTFI Kerahkan Drone Cari Lokasi Keberadaan 7 Pekerja, Hadapi Tantangan Ini

PTFI Drone cari 7 Pekerja
Penggunaan drone untuk mengakses areaarea sempit dalam pencarian karyawan terdampak luncuran material basah di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) / Foto : Humas PTFI

Koreri.com, Tembagapura – PT Freeport Indonesia merilis update perkembangan upaya penyelamatan 7 pekerja yang terdampak insiden aliran material basah di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC), Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Info terkini yang diterima Koreri.com, Jumat (19/9/2025), tim penyelamat bekerja tanpa henti untuk membuka akses menuju lokasi keberadaan karyawan dengan alat berat jarak jauh (remote loader), bor, dan drone meski terus menerus menghadapi tantangan besar dan risiko keselamatan tinggi.

Excavator membersihkan lumpur dan drainase untuk membuka akses penyelamatan karyawan terdampak / Foto : Humas PTFI

Tantangan terbesar yang dihadapi tim adalah volume material basah yang masih aktif dalam jumlah yang besar, jauh lebih besar dari yang pernah terjadi.

Hal itu membuat proses penyelamatan menjadi sangat kompleks, penuh risiko dan memerlukan waktu tambahan untuk membersihkan material dalam jumlah besar tersebut.

Perusahaan tambang tembaga ini sebelumnya telah melakukan proses pembuatan lubang vertikal tambahan dari level Pengangkutan menuju ke level Servis di atasnya dengan mesin raisebore. Level Servis merupakan lokasi perkiraan keberadaan karyawan.

Penggalian menggunakan loader dengan sistem kendali jarak jauh untuk mengurangi
keterpaparan risiko tim penyelamat terhadap luncuran material susulan / Foto : Humas PTFI

Kemudian dilakukan proses pemasangan infrastruktur tangga dari bagian dasar sebuah lubang menggunakan alat angkat yang sebelumnya telah diperiksa dengan kamera borehole dan dinyatakan aman.

Pemasangan ini memungkinkan tim penyelamat mencapai Service Level di atasnya, sehingga semakin mendekati area yang diduga menjadi lokasi keberadaan karyawan.

“Kami menyadari bahwa upaya penyelamatan ini penuh tantangan, dan tidak mudah. Namun demikian, kami tidak akan menyerah dan akan terus mengerahkan segala daya upaya. Mohon doa untuk kelancaran operasi penyelamatan serta keselamatan tim yang bertugas di lapangan,” pinta Katri Krisnati, Vice President Corporate Communications PT Freeport Indonesia dalam keterangan tertulisnya kepada media ini.

Pemantauan dan pengarahan tim guna membuka akses ke lokasi karyawan terdampak luncuran material basah tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) / Foto : Humas PTFI

Sebelumnya, PT Freeport Indonesia (PTFI) melaporkan terjadi aliran material basah dalam jumlah yang besar di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave, Senin (8/9/2025) sekitar pukul 22.00 WIT di Papua, Indonesia.

Insiden ini menutup akses ke area tertentu di tambang, membatasi rute evakuasi untuk tujuh pekerja.

Operasi penambangan telah dihentikan sementara untuk memprioritaskan pembersihan jalur akses dan evakuasi yang aman bagi tujuh pekerja kontraktor tersebut.

EHO

Exit mobile version