Koreri.com, Timika – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mimika resmi menutup Rapat Koordinasi Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting di Ballroom Hotel Horison Ultima, Selasa (30/9/2025).
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari itu dihadiri Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Evert Lukas Hindom, yang mewakili Bupati Mimika.
Dalam sambutannya, Evert menegaskan bahwa stunting merupakan isu strategis yang berpengaruh langsung pada kualitas sumber daya manusia di Mimika.
“Pencegahan dan penanganan stunting harus menjadi prioritas dalam agenda pembangunan daerah. Pemerintah telah menunjukkan komitmen melalui Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021. Kini saatnya kita bergerak bersama, tanpa ego sektoral, untuk menciptakan generasi Mimika yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujarnya.
Evert juga mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dalam menurunkan angka stunting yang saat ini masih berada di 24,17 persen.
Sementara itu, Sekretaris DP3AP2KB Mimika, Supiah Narawena, menyampaikan harapan agar program yang telah dijalankan sejak 2024 semakin menyentuh masyarakat dan dapat diimplementasikan secara lebih efektif.
“Kami mendorong peningkatan kolaborasi lintas sektor agar target nasional penurunan stunting sebesar 14 persen dapat tercapai. Ini tantangan besar, tetapi dengan kerja sama semua pihak, saya yakin Mimika bisa,” tegasnya.
TIM






























