Koreri.com, Ambon – Manajer Usaha ASDP Cabang Ambon Ali Taher memastikan kesiapan 11 armada yang dikelola pihaknya, menjelang arus mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Dikatakan, khusus untuk lintasan pantauan nasional yakni Hunimua – Waipitit yang menghubungkan Pulau Ambon dan Pulau Seram, disiapkan empat armada Ferry yakni KMP Erana, KMP Inelika, dan KMP Roka Tenda yang sudah selesai melakukan docking.
Sedangkan KMP Terubuk sementara melakukan docking dan dipastikan per 1 Desember 2025 kapal tersebut sudah bisa kembali ke lintasan.
Selain empat kapal Ferry yang dikelola ASDP Cabang Ambon, Ali mengaku lintasan tersebut juga akan didukung oleh dua kapal Pemda yang dikelola Pancakarya yakni KMP Sardinela dan KMP Kuako.
“Jadi secara keseluruhan itu ada total lintasan sebanyak 26 lintasan, dan dari 26 lintasan ini terbagi atas 2 bagian yaitu lisatan komersil dan lisatan kepirintisan,” rincinya, Selasa (25/11/2025).
Ali merincikan untuk lintasan komersil ini, ASDP melayani 7 lintasan untuk Kota Ambon sedangkan 19 lintasan yang mana murni perintis yang ada di kota Tual.
“Untuk cabang Ambon sendiri itu ada 8 kapal dimana 3 kapal melayani lintasan keperintisan dan 4 kapal lintas komersil dan sedangkan 1 itu hebrit yang mana melayani dua lintasan perintis maupun komersil,” rincinya.
Sejauh ini, lanjut Ali, ASDP maupun Panca Karya sudah siapkan seluruh armada untuk lonjakan para penumpang menjelang arus mudik Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
“Kalau untuk penambahan armada menurutnya sampai saat program yang kita laksanakan mungkin dalam membantu pelaksanaan Nataru 2025-2026 ini sudah sangat cukup untuk armada dan tidak ada kendala saat tiba Nataru,” lanjutnya.
Ali juga memastikan skenario dalam pelaksanaan mudik Nataru di tahun ini tetap mengacu pada keberhasilan tahun lalu.
“Kita sudah coba dan tahun kemarin itu berhasil maka itu kita lakukan skenario itu lagi untuk tahun ini baik itu penumpang maupun kendaraan. Jadi intinya sampai saat ini kita sudah siap untuk bisa menangani lonjakan penumpang maupun kendaraan di semua armada,” cetusnya.
Ali juga merespon soal posko gabungan.
“Itu tetap ada dan posko ini menjadi pantauan kantor pusat itu ada di lintasan Hunimua-Waipirit dan Galala-Namlea. Posko gabungan itu ada unsur dari pihak ASDP, TNI, POLRI, kesehatan, Basarnas maupun pihak-pihak lain hadir di posko terpadu,” pungkasnya.
JFL
























