TP-PKK Ambon Berperan Bangun SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

IMG 20251217 WA0062

Koreri.com, Ambon – Wali Kota Bodewin Wattimena menekankan peran strategis Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Ambon dalam membangun sumber daya manusia dan menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Pesan ini disampaikannya saat membuka Rapat Kerja TP PKK Kota Ambon, yang berlangsung di Hotel Manise, Rabu (17/12/2025).

Dia mengatakan, setiap organisasi termasuk TP PKK, harus memiliki tujuan jelas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Oleh karena itu, rapat kerja ini bukan sekadar agenda biasa, melainkan wadah penting untuk memperkuat solidaritas organisasi, menyatukan semua sumber daya, dan merumuskan arah serta strategi program kerja yang tepat sasaran,” tegasnya.

Dikatakan Wali Kota, acara ini adalah ruang untuk menyatukan visi, merencanakan dengan matang, dan memastikan semua program yang dijalankan benar-benar memberi dampak positif pada warga.

Ia menambahkan, Indonesia Emas 2045 adalah gambaran negara, yang telah merayakan abad kemerdekaan, dan berada pada tingkat maju sejajar negara lain di dunia.

Untuk mencapai tujuan besar ini, diperlukan kerja sama seluruh elemen bangsa, mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga organisasi kemasyarakatan.

“Meskipun Pemerintah memiliki tanggung jawab sesuai wewenangnya, keberhasilan pembangunan tidak mungkin tanpa dukungan dan partisipasi aktif Masyarakat,” sambungnya.

Dalam hal ini, TP PKK dinilai berperan krusial karena bekerja langsung pada basis keluarga, dan fondasi dari masyarakat.

Dia menjelaskan bahwa generasi yang akan mengisi Indonesia Emas 2045 saat ini, sedang dalam tahapan kehidupan yang menentukan, mulai dari anak dalam kandungan, anak usia dini, hingga pelajar SD dan SMP.

“Anak yang sekarang masih dalam kandungan akan berusia 20 tahun nanti, dan pelajar SD-SMP akan menjadi tenaga kerja produktif. Kualitas mereka sangat tergantung pada upaya kita hari ini,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan, bahwa berbagai persoalan sosial di Ambon, seperti penyalahgunaan narkoba, minuman keras, kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta tindak kriminalitas, berakar dari lemahnya ketahanan keluarga.

Jika keluarga kuat, maka masyarakat dan kota juga akan kuat. Sebaliknya, jika keluarga rapuh, masalah sosial akan terus muncul dan berkembang.

Oleh karena itu, Wali Kota mendorong TP PKK, untuk berperan aktif membantu pemerintah melalui program yang fokus pada pembinaan keluarga, peningkatan kualitas pendidikan anak, perlindungan perempuan dan anak, serta pembentukan karakter generasi muda.

Ia juga menekankan, bahwa meskipun harus mengikuti kebijakan pusat dan provinsi, PKK Kota Ambon perlu menyusun program yang spesifik sesuai dengan kebutuhan masyarakat lokal.

“Setiap daerah memiliki ciri khas dan masalah sendiri. TP PKK Kota Ambon harus mampu mengidentifikasi masalah dengan akurat, dan membuat program yang benar-benar menjawab kebutuhan warga di kota ini,” akui Wali Kota.

Melalui rapat kerja ini, ia berharap, akan lahir program kerja yang inovatif, terstruktur, berkelanjutan, dan berdampak nyata pada kesejahteraan masyarakat serta kualitas sumber daya manusia.

Untuk itu, dia mengajak seluruh pengurus dan kader TP PKK Kota Ambon, untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan komitmen.

“Apa yang kita lakukan hari ini akan menentukan masa depan Kota Ambon. Mari kita berikan yang terbaik dari kemampuan kita, agar kota ini dipenuhi generasi unggul yang siap membawa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

JFL