Koreri.com, Sorong – Gubernur Elisa Kambu secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 21 pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat Daya (PBD).
Pelantikan di ruang rapat utama Lantai 3, Kantor Gubernur PBD, Kota Sorong, Senin (9/2/2026).
Dalam arahannya, Gubernur Elisa menegaskan bahwa proses pelantikan hari ini terjadi karena perkenaan Tuhan.
“Kita patut bersyukur karena pelantikan hari ini dapat berjalan dengan baik. Ini bukanlah sebuah bentuk balas budi atau jasa, melainkan merupakan bagian dari sistem birokrasi yang professional,” tegasnya.
Gubernur menekankan bahwa proses pemilihan pejabat telah melalui tahapan seleksi dan evaluasi, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
“Dengan pelantikan hari ini diharapkan untuk kemajuan birokrasi pemerintahan,” tekannya.

Pelantikan ini dianggap sebagai bagian dari upaya penyegaran organisasi, sekaligus menjadi motivasi agar Aparatur Sipil Negara (ASN) mampu terus berinovasi dalam menjalankan tugas dan fungsi.
Kepada para pejabat yang baru dilantik, Gubernur Elisa memberikan sejumlah pesan penting:
– Jalin kemitraan dan sinergi dengan berbagai pihak terkait dalam mengimplementasi dan menjalankan program kerja.
– Tunjukkan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar status, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata dan hasil maksimal.
– Jabatan yang saat ini diamanatkan adalah kesempatan untuk berbenah dan bergerak lebih baik.
Gubernur juga menekankan pentingnya kolaborasi yang efektif antar tim birokrasi.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri, pekerjaan wajib kita konsolidasikan dengan tim atau para staf supaya kita bersama dapat menyelesaikan tanggung jawab,” tekannya.
Dalam sambutannya, Gubernur Elisa memberikan nasihat tegas mengenai hubungan antara pejabat dan staf.

Dekat secara hubungan kerja diperbolehkan, namun ada batasannya, agar tidak menimbulkan ketergantungan yang bisa melemahkan fungsi pengawasan.
“Kita boleh dekat dengan staf tapi ada batas-batasnya,” katanya.
Gubernur juga menegaskan bahwa seseorang yang pintar sekalipun namun tidak mampu bekerja sama dengan baik, tidak akan efektif dalam birokrasi pemerintahan.
Menutup arahannya, mantan Bupati Asmat dua periode ini menyampaikan pesan yang menggugah.
“Kita butuh orang yang punya integritas tinggi, bagaimana kita bisa berkolaborasi untuk saling melengkapi untuk menghasilkan output yang baik,” pesannya.
Momentum pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi titik tolak bagi para pejabat untuk menunjukkan kompetensi, dedikasi, dan kinerja maksimal dalam membangun dan melayani masyarakat PBD.
ZAN





























