YLBH Papua Tengah Desak Kapolri Bentuk Tim Usut Tuntas Penembakan di Gorong-gorong

Yoseph Temorubun8
Direktur YLBH Papua Tengah Yoseph Temorubun / Foto : Ist

Koreri.com, Timika – Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Papua Tengah mendesak Kapolri membentuk tim guna mengusut tuntas insiden penembakan terhadap tiga warga sipil di Gorong-gorong, Kabupaten Mimika yang terjadi Senin (23/2/2026) malam.

Hasil investigasi YLBH Papua Tengah terhadap penembakan warga sipil di Gorong-gorong tersebut dipicu tutupnya toko emas di Kawasan setempat.

Ketiga korban yang saat ini sedang menjalani operasi di RSUD Mimika yakni Antonia Theresia Matakohi, Goffrin Waramori dan Gobay.

“Kami YLBH Papua Tengah mengecam penggunaan kekuatan berlebihan oleh Polres berupa pengejaran dan penembakan secara tidak profesional  terhadap aksi massa merespon penutupan toko emas di kawasan itu,” kecam Direktur YLBH Papua Tengah Yoseph Temorubun dalam keterangannya kepada Koreri.com, Rabu (25/2/2026).

YLBH Papua Tengah meminta pihak toko emas berani terbuka dan menyampaikan ke publik.

“Apakah benar mereka tidak ada uang? Ataukah ada sesuatu yang disembunyikan selama ini membuat mereka kesulitan terhadap pembelian emas yang ditawarkan pendulang?” pintanya.

Karena selama ini, menurut analisa YLBH bahwa ada hal yang tidak bisa disampaikan ke publik kenapa toko emas tiba-tiba menutup toko emas dengan alasan yang tidak masuk akal. Padahal, salah satu pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Mimika bersumber dari pendulangan tradisional yang dapat membantu masyarakat ekonomi kebawah.

Untuk memastikan bahwa kedepan toko emas tidak lagi sepihak  menutup dengan alasan yang tidak jelas, maka YLBH Papua Tengah meminta di bentuk tim yang independen untuk mengusut tuntas saol ini. Sekaligus juga memastikan transaksi jual beli emas tidak lagi ditutup sepihak demi menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Mimika.

“Kami minta keluarga korban mengambil langkah hukum dengan melaporkan kasus penembakan ke Polres Mimika dan Propam. Jika memang mengalami kendala, YLBH Papua Tengah siap mendampingi keluarga korban penembakan,” pungkas Yoseph.

EHO

Exit mobile version