Koreri.com, Nabire – DPRD Provinsi Papua Tengah menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun 2025, Selasa (31/3/2026).
Paripurna dihadari Pimpinan dan Anggota DPRP Papua Tengah. Sementara Gubernur diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Tumiran, S.Sos., M.AP.
Turut hadir jajaran Forkopimda serta Asisten, Staf Ahli hingga pimpinan OPD di lingkup Sekretariat Daerah Papua Tengah.
Gubernur dalam sambutannya yang dibacakan Tumiran, menyebutkan bahwa agenda paripurna ini merupakan momentum penting dalam perjalanan Provinsi Papua Tengah sebagai daerah otonomi baru.
Penyampaian LKPJ merupakan amanat konstitusi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019, sebagai wujud akuntabilitas dan transparansi atas pelaksanaan APBD, capaian pembangunan, serta pelaksanaan tugas pemerintahan sepanjang tahun 2025.
Sepanjang tahun 2025, Pemprov Papua Tengah terus berupaya meletakkan fondasi pembangunan yang kuat dengan berpijak pada visi: “Mewujudkan Papua Tengah Emas yang Adil, Berdaya Saing, Bermartabat, Harmonis, Maju, dan Berkelanjutan”.
Visi tersebut dijabarkan dalam tujuh misi sebagai berikut:
1. Mengembangkan potensi individu dan komunitas melalui pendidikan, pelatihan dan inisiatif kesehatan yang inovatif;
2. Mengembangkan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia yang ada dengan mengedepankan prinsip-prinsip keadilan dan kesetaraan;
3. Penguatan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, transparan dengan mengimplementasikan sistem adminitrasi publik yang berbasis digitalisasi teknologi;
4. Menciptakan lingkungan yang aman, tentram, damai, dan tertib dimana setiap warga masyrakakat dapat hidup dan berkembang dengan optimal;
5. Melestarikan kekayaan adat, budaya, dan kearifan lokal sebagai fondasi ketahanan sosial yang mantap, mendorong pengelolaan sumber daya alam yang bertanggungjawab dan berkelanjutan;
6. Meningkatkan aksesibilitas infrastruktur wilayah sebagai pilar utama melalui pembangunan jaringan transportasi dan komunikasi yang lebih baik dan merata;
7. Meningkatkan kuantitas dan kualitas sarana dan prasarana yang ramah lingkungan melalui pemanfaatan teknologi hijau dan inovasi lokal dengan memprioritaskan pembangunan di daerah tertinggal, pinggiran dan terisolir.
• Pendidikan Gratis dan Sekolah Sepanjang Hari;
• Penguatan layanan kesehatan, termasuk inovasi pelayanan berbasis wilayah;
• Pembangunan infrastruktur dasar untuk membuka keterisolasian;
• Serta pemberdayaan ekonomi Orang Asli Papua melalui UMKM dan sektor unggulan daerah.
Beberapa indikator makro pembangunan daerah tahun 2025 menunjukkan capaian yang cukup menggembirakan, di antaranya:
• Usia Harapan Hidup mencapai 60,25 tahun;
• Prevalensi stunting berhasil ditekan hingga 12,75%;
• Indeks Kualitas Lingkungan Hidup mencapai 86,78;
• Serta apresiasi nasional melalui Pemimpin Daerah Awards 2025 atas inovasi di bidang pendidikan.
Terkait pengelolaan keuangan daerah tahun 2025, dapat disampaikan secara ringkas:
• Pendapatan Daerah terealisasi sebesar Rp4,12 triliun atau 101,46% dari target, dengan capaian Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp601,7 miliar atau 114,50%;
• Belanja Daerah terealisasi sebesar Rp3,78 triliun atau 78,57% dari pagu Rp4,81 triliun, yang diarahkan untuk mendukung pelayanan dasar, pembangunan infrastruktur, serta pemberdayaan masyarakat.
Gubernur menyadari bahwa masih terdapat berbagai tantangan, khususnya dalam optimalisasi penyerapan belanja dan keterbatasan akses geografis.
“Oleh karena itu, ke depannya kami berkomitmen untuk memperkuat perencanaan, meningkatkan kapasitas kelembagaan, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota,” imbuhnya.
Sebagai bagian dari mekanisme checks and balances, Gubernur sangat mengharapkan masukan, saran, dan rekomendasi dari DPRD Papua Tengah terhadap LKPJ ini, sebagai bahan evaluasi dan perbaikan kinerja pemerintahan di tahun yang akan datang.
“Harapan kami, LKPJ Gubernur Papua Tengah Tahun 2025 yang telah diserahkan dapat dibahas dan dievaluasi sesuai ketentuan yang berlaku,” harapnya.
Gubernur tak lupa menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada DPRD, Forkopimda, seluruh jajaran ASN, serta masyarakat Papua Tengah atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin.
“Mari kita terus bergandeng tangan, menyatukan langkah dalam membangun Papua Tengah yang lebih maju, adil, dan sejahtera. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberkati setiap upaya dan pengabdian kita bersama,” pungkasnya.
HMS
