Koreri.com, Jayapura – Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR menyampaikan respon tegas menyusul kembali beredarnya video lawas di media sosial saat terjadinya bentrok di Uncen Abepura, beberapa tahun silam.
Ia mengingatkan semua pihak dan seluruh elemen masyarakat terutama admin grup media sosial harus mampu memfilter atau menyaring informasi yang mau dipublikasi, pastikan kebenaran dan sumber informasinya.
”Tanggung jawab bersama kita untuk kepentingan umum harus diperhatikan,” tegas Kapolresta saat diwawancarai terkait beredarnya video beberapa tahun lalu yang mengatakan bahwa peristiwa tersebut adalah kondisi terkahir aksi demo di Kampus Uncen Abepura yang berlangsung Selasa (7/4/2026) siang.
”Peristiwa bentrok antara massa aksi dengan Polri beberapa tahun lalu diangkat lagi dengan lokasi yang sama, seakan-akan menggambarkan situasi terkini. Karena disaat video tersebut diviralkan sedang ada penyampaian aspirasi di lokasi yang mirip dengan dalam video,” sambungnya.
Untuk itu, Kapolresta menekankan bahwa kesadaran tanggung jawab terkait keamanan adalah tanggung jawab Bersama. Untuk itu, bijaklah dalam bermedia sosial.
”Sangat diharapkan tanggungjawab bersama dalam mewujudkan keamanan. Jangan asal share bagi para pengguna media sosial, sharing dulu, cek kebenarannya, cari sumber informasinya, karena penyebarnya juga dapat dipidanakan. Mari bersama kita jaga dan pelihara Kamtibmas di Kota Jayapura tercinta untuk senantiasa kondusif,” pungkasnya.
SBH






























