Pemkot Ambon Tegas Soal Tawuran Pelajar: Kepala Sekolah Harus Bertanggung Jawab

Walkot BW Penilaian IPTK 2025

Koreri.com, Ambon – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mengambil langkah tegas menyikapi maraknya aksi tawuran pelajar yang belakangan terjadi di wilayah itu.

Pemerintah menekankan pentingnya pengawasan ketat dari pihak sekolah serta keterlibatan aktif orang tua dalam membina karakter anak guna mencegah kekerasan antarpelajar kembali terulang.

Wali Kota Bodewin Wattimena, mengungkapkan dirinya telah memanggil sejumlah kepala sekolah untuk membahas penanganan serius terhadap kasus tawuran yang melibatkan pelajar.

“Saya sudah memanggil kepala sekolah terkait insiden tawuran yang terjadi belakangan ini. Persoalan tawuran pelajar merupakan tanggung jawab bersama antara Pemerintah, sekolah, keluarga, dan orang tua,” tegasnya, Selasa (12/5/2026).

Menurut Bodewin, persoalan tawuran tidak boleh dianggap sebagai kenakalan biasa karena dapat berdampak pada keselamatan pelajar serta menciptakan keresahan di tengah masyarakat.

Karena itu, sekolah diminta tidak hanya fokus pada kegiatan akademik, tetapi juga memperkuat pembinaan karakter, disiplin, dan pengawasan terhadap perilaku siswa.

Bodewin menegaskan bahwa Pemerintah tidak akan memberikan toleransi apabila aksi tawuran terjadi di lingkungan sekolah.

Ia meminta kepala sekolah mengambil tanggung jawab penuh terhadap kondisi keamanan dan pembinaan siswa di sekolah masing-masing.

“Kalau tawuran terjadi di sekolah maka kepala sekolah harus bertanggung jawab. Tidak ada kompromi,” tegasnya.

Selain pembinaan internal di sekolah, Pemkot Ambon juga mendorong keterlibatan keluarga dalam mengawasi aktivitas anak di luar jam belajar.

Pemerintah menilai pengawasan orang tua memiliki peran penting dalam membentuk perilaku pelajar agar tidak mudah terlibat dalam tindakan kekerasan maupun pergaulan negatif.

Langkah tegas yang diambil Pemkot Ambon ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan kondusif, sekaligus membangun budaya sekolah yang lebih disiplin dan berorientasi pada pembentukan generasi muda yang berkarakter positif.

TIM