Akselerasi Digital di Timur Indonesia: Pelatihan AI Ignition Kembali Hadir untuk Papua-Maluku

Pelatihan AI Virtual
Grasberg Academy kembali menggebrak wilayah timur Indonesia dengan menghadirkan Kembali pelatihan bertajuk AI Ignition menyasar masyarakat di wilayah Papua dan Maluku bekerjasama dengan KEPPOKP dan sejumlah mitra pendukung lainnya seperti KUMPUL, Jasgo, PYCH hingga Indo East selaku Community Partner. Giat AI Ignition ini akan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada 4 - 5 Juni 2026, mulai pukul 19.00 hingga 22.00 WIT / Foto : Ist

Koreri.com, Sorong – Grasberg Academy kembali menggebrak wilayah timur Indonesia. Upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang digital terus diperkuat.

Salah satunya melalui program pelatihan bertajuk AI Ignition yang kembali hadir menyasar masyarakat di wilayah Papua dan Maluku bekerjasama dengan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otsus Papua (KEPPOKP) dan sejumlah mitra pendukung lainnya seperti KUMPUL, Jasco, PYCH,  hingga Indo East selaku Community Partner.

Giat AI Ignition ini akan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada 4 – 5 Juni 2026, mulai pukul 19.00 hingga 22.00 WIT. Meski digelar secara online, antusiasme peserta diperkirakan tinggi mengingat keterbatasan akses pelatihan teknologi di beberapa wilayah.

Adapun jumlah peserta dibuka untuk 200 seat.

Menariknya, program ini tidak dipungut biaya alias gratis, serta memberikan sertifikat internasional yang didukung oleh lembaga global seperti Google.org, AVPN, dan ADB. Hal ini tentu menjadi nilai tambah bagi peserta dalam meningkatkan daya saing di dunia kerja.

Kendati demikian, panitia tak lupa mengingatkan bahwa jumlah peserta sangat terbatas. Oleh karena itu, masyarakat yang berminat diimbau segera mendaftarkan diri sebelum batas akhir pendaftaran pada 3 Juni 2026.

Pendaftaran telah dibuka sejak 26 Mei hingga 3 Juni 2026 dan dapat dilakukan secara online melalui tautan resmi: s.id/AIIgnitoonTtraining-MalukuPapua. Nomor contact yang dapat dihubungi 085717147827 (Dina) dan 081389874664 (Daniel).

Managing Partner Grasberg Academy Elviliana Y. Watopa dalam keterangannya kepada Koreri.com, Jumat (28/5/2026) mengatakan penyelenggaraan program ini merupakan bentuk kolaborasi kolektif yang melibatkan KEP2OP, Grasberg Academy, Jasgo Academy, dan Papua Youth Creative Hub (PYCH), serta mendapat dukungan penuh dari AI Ignition Indonesia, KUMPUL, dan mitra komunitas Timur Network serta IndoEast Network.

Sinergi berbagai mitra ini mencerminkan komitmen bersama untuk menciptakan ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia Timur.

“Kami percaya bahwa talenta digital dari Papua dan Maluku memiliki potensi luar biasa untuk bersaing di tingkat nasional maupun global. Namun, akses terhadap pelatihan berkualitas masih menjadi tantangan. Melalui AI Ignition, kami ingin membuka pintu kesempatan yang setara tanpa biaya, dengan materi relevan, dan sertifikat yang diakui secara internasional,” pungkas Elviliana Y. Watopa.

Perlu diketahui, program ini menjadi peluang strategis bagi generasi muda dan masyarakat umum untuk memahami serta menguasai teknologi Artificial Intelligence (AI) yang kini berkembang pesat dan semakin relevan dalam berbagai sektor kehidupan.

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang pemanfaatan AI, mulai dari membantu aktivitas harian, meningkatkan produktivitas kerja, hingga membuka peluang karier baru di era transformasi digital, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

Dengan hadirnya pelatihan ini, diharapkan semakin banyak talenta digital dari Papua dan Maluku yang mampu bersaing serta berkontribusi dalam perkembangan teknologi di tingkat nasional maupun global.

Sebelumnya, Pelatihan AI Ignition Road to Timika perdana telah digelar di Hotel Horison Diana Timika, Kamis (30/4/2026) lalu.

Giat yang diinisiasi Grasberg Academy by Koreri.com bekerjasama dengan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua dan didukung penuh oleh PT. Freeport Indonesia serta mitra lainnya ini pada awalnya menargetkan sebanyak 170 peserta.

Namun, hingga hari pelaksanaan, jumlah peserta yang hadir justru melonjak signifikan hingga mencapai sekitar 270 orang.

Membludaknya peserta ini mencerminkan antusiasme masyarakat terhadap penguasaan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di Kabupaten Mimika, Papua Tengah terlihat begitu tinggi.

RED