Kosong Sejak 1 Juni, MRP Desak Kapolri Promosikan Figur Ini Jabat Kapolda PBD

Mabes Poltri Humas Polri
Markas Besar Kepolisian RI, Jakarta / Foto : Humas Polri

Koreri.com, Sorong – Kapolda Papua Barat Daya (PBD) Brigadir Jenderal Pol. Gatot Haribowo,S.I.K.,M.A.P resmi memasuki masa pensiun atau purnabakti tanggal 1 Juni 2026, sehingga terjadi kekosongan jabatan.

Hingga kini dikabarkan belum ada pengganti, meski Brigjen Pol. Gatot Haribowo telah pensiun dari Kepolisian RI hampir mendekati satu bulan. Artinya secara de jure terjadi kekosongan pada jabatan Kapolda PBD.

Sejumlah pihak telah menyuarakan nama-nama figur untuk dipromosikan menduduki jabatan Kapolda PBD. Salah satunya oleh lembaga kultur orang asli Papua.

Majelis Rakyat Papua Provinsi Papua Barat Daya (MRPBD) mendesak agar posisi Kapolda PBD segera diisi secara definitif. Karena itu Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo segera mengambil langkah untuk mengakhiri kekosongan jabatan strategis tersebut.

Ketua MRPBD Alfons Kambu merekomendasikan Wakapolda Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa,S.E untuk ditetapkan sebagai Kapolda Definitif menggantikan Brigjen Pol. Gatot Haribowo.

Menurutnya, Kombes Semmy Ronny dinilai memiliki kapasitas dan pengalaman yang memadai untuk memimpin Polda PBD. Perwira menengah Polri asli Papua ini merupakan sosok pemimpin yang mampu merangkul masyarakat serta memahami karakter wilayah setempat.

“Beliau adalah pemimpin yang merakyat, mampu merangkul semua elemen masyarakat, dan memiliki pengalaman panjang bertugas di berbagai daerah di Tanah Papua,” klaim Ketua MRPBD kepada wartawan, Jumat (19/6/2026).

Selain itu, pendekatan yang dilakukan Kombes Semmy dalam menangani berbagai persoalan keamanan dinilai cenderung humanis, mengedepankan langkah persuasif dalam menyelesaikan konflik, baik yang berkaitan dengan isu sosial, ideologi, maupun kriminalitas.

Pimpinan lembaga kultur OAP ini mengungkapkan, penyelesaian persoalan di Kabupaten Maybrat dan Tambrauw, peran Wakapolda dinilai cukup signifikan dalam menjaga stabilitas keamanan. Pendekatan yang dilakukan disebut mampu meredam potensi konflik dan menyelesaikan persoalan secara kondusif.

“Pendekatan yang dilakukan Pak Semmy sangat positif dan mengedepankan cara-cara humanis, sehingga berbagai persoalan dapat diselesaikan dengan baik, karena itu layak Pak Kapolri promosikan Pak Semmy ke jabatan bintang satu,” ujarnya.

Dengan berbagai pertimbangan tersebut, diharapkan Kapolri dapat segera mengambil keputusan untuk menetapkan Kapolda PBD secara definitif. Langkah ini dinilai penting guna memperkuat stabilitas keamanan serta meningkatkan pelayanan publik di wilayah tersebut.

“Harapannya, Kapolri dapat melihat hal ini secara serius agar kepemimpinan di Polda Papua Barat Daya segera definitif, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal,”pungkasnya.

KENN

Exit mobile version