Koreri.com, Timika – Gerakan pengelolaan sampah bertajuk 17 Ton Challenge di Distrik Mimika Baru kembali menunjukkan hasil positif.
Melalui Pos Timbang Sampah, masyarakat berhasil mengumpulkan 2.147,1 kilogram atau sekitar 2,1 ton sampah dalam sehari.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (11/8/2026) tersebut menghasilkan nilai pembelian sampah sebesar Rp3.846.000.
Capaian ini menjadi bukti bahwa sampah yang selama ini dianggap sebagai persoalan lingkungan dapat diubah menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomi ketika dikelola melalui sistem yang tepat.
Kepala Distrik Mimika Baru, Merlyn Temorubun, mengatakan capaian tersebut tidak semata-mata diukur dari jumlah tonase sampah yang berhasil dikumpulkan. Lebih dari itu, kegiatan ini menunjukkan bahwa masyarakat dapat terlibat langsung dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus memperoleh manfaat ekonomi.
“Yang paling penting bukan hanya tonasenya. Kita sedang membuktikan bahwa ketika masyarakat diberi akses, sistem, dan nilai ekonomi, sampah bisa berpindah dari jalan, drainase dan lingkungan menuju rantai pengelolaan yang benar,” ujar Merlyn.
Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah harus dilakukan secara berkelanjutan. Kebiasaan memilah sampah dari sumber perlu berjalan beriringan dengan penguatan Bank Sampah, ketersediaan infrastruktur pengolahan, serta dukungan pasar atau off-taker yang mampu menyerap sampah daur ulang secara berkelanjutan.
Program Pos Timbang Sampah diharapkan tidak hanya menjadi tempat masyarakat menjual sampah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan baru dalam pengelolaan lingkungan.
Masyarakat diajak untuk mulai melakukan langkah sederhana dari rumah, yakni memilah, mengumpulkan, menimbang, dan memberikan nilai pada sampah yang masih dapat didaur ulang.
Dengan semakin banyaknya masyarakat yang terlibat, sampah yang sebelumnya berpotensi mencemari jalan, drainase, maupun lingkungan dapat dialihkan ke jalur pengelolaan yang lebih tepat.
Gerakan ini sekaligus menjadi bagian dari semangat membangun Mimika Baru yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.
NUEL
