Koreri.com, Ambon – Festival Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Kota Ambon 2026 tak hanya menjadi wadah pengembangan seni dan budaya Islami, tetapi turut menggerakkan perekonomian masyarakat.
Ketua Umum DPD LASQI Kota Ambon, Abas Rumadan, mengungkapkan perputaran uang di sektor UMKM selama tiga hari pelaksanaan festival mencapai sekitar Rp100 juta.
“Perputaran uang di UMKM selama tiga hari ini mencapai Rp100 juta. Alhamdulillah, sangat luar biasa,” ujar Abas saat penutupan Festival LASQI di Gedung Islamic Center Ambon, Minggu (30/8/2026).
Menurutnya, keterlibatan UMKM dalam setiap kegiatan LASQI penting untuk menjaga aktivitas ekonomi masyarakat Kota Ambon.
Selain memberikan dampak ekonomi, festival tersebut juga menjadi momentum mempererat persatuan masyarakat melalui seni dan budaya Islami.
Abas turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Ambon, DPRD, OJK, Bank Indonesia, Bank Maluku Malut, PLN, dewan juri serta seluruh panitia.
Ia juga memastikan LASQI akan meningkatkan total hadiah pada tahun depan. Dari sekitar Rp20 juta tahun ini, hadiah ditargetkan naik menjadi Rp30 juta.
Para juara tahun ini akan dipersiapkan mengikuti perlombaan tingkat provinsi, sementara peserta yang belum berhasil diminta terus berlatih.
Abas berharap LASQI terus berkembang sebagai wadah seni, budaya, persatuan masyarakat sekaligus penggerak ekonomi UMKM di Kota Ambon.
JFL


























