Pentahelix Plus Jadi Strategi Papua Barat Daya Kembangkan Ekowisata

IMG 20260903 WA00912
Kepala Dinas Parekraf PBD, Yusdi N. Lamatenggo saat memaparkan konsep Pentahelix Plus dalam Talkshow PAPEDA Summit 2026 di Hotel Vega Prime, Kota Sorong, Kamis (3/9/2026) / Foto : KENN

Koreri.com, Sorong – Pengembangan ekowisata di Papua Barat Daya (PBD) membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang diperkuat keberpihakan pemimpin daerah.

Konsep itu ditawarkan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) PBD Yusdi Nurdin Lamatenggo melalui pendekatan Pentahelix Plus.

Gagasan tersebut disampaikan Kadis Parekraf Provinsi PBD saat menjadi narasumber Talkshow Parallel dalam rangkaian Papua Action for Development, Economy, and Sustainable Nature (PAPEDA) Summit 2026 di Hotel Vega Prime, Kota Sorong, Kamis (3/9/2026).

Yusdi mengatakan, konsep Pentahelix yang melibatkan pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media perlu diperkuat unsur leadership atau keberpihakan pimpinan daerah.

Menurutnya, Pemerintah berperan dalam regulasi, perencanaan, pendanaan, pembangunan infrastruktur hingga pengawasan. Kemudian masyarakat menjadi pelaku utama sekaligus penjaga alam dan budaya. Sedangkan akademisi berkontribusi melalui riset, inovasi dan edukasi.

Konsep Program Pentahelix Plus yang dipaparkan Kepala Dinas Parekraf PBD Yusdi N. Lamatenggo / Foto : KENN

Di sisi lain, dunia usaha didorong berperan melalui investasi, pengembangan produk dan layanan serta praktik bisnis berkelanjutan. Media memiliki peran dalam edukasi publik, promosi destinasi dan membangun citra ekowisata yang positif.

“Tidak ada satu pihak pun yang bisa berjalan sendiri. Bersama kita jaga alam, berdayakan masyarakat dan majukan ekonomi,” kata Yusdi.

Berbekal pengalamannya selama lebih dari dua dekade di sektor pariwisata Raja Ampat, Yusdi menilai keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan ekowisata.

Ia mencontohkan perubahan perilaku masyarakat yang sebelumnya berburu, menebang pohon dan menggunakan alat tangkap tidak ramah lingkungan, kemudian bertransformasi menjadi penjaga alam dan pelestari lingkungan.

“Masyarakat sebagai pelaku utama akan bertransformasi memanfaatkan ekowisata yang berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui Pentahelix Plus, Yusdi mendorong ekowisata PBD tumbuh tidak hanya sebagai sektor ekonomi, tetapi juga sebagai instrumen pelestarian alam, penguatan masyarakat lokal dan peningkatan daya saing destinasi di tingkat global.

KENN

Exit mobile version