Koreri.com, Sorong – Ruas jalan trans yang menghubungkan Provinsi Papua Barat Daya (PBD) dengan Papua Barat tepatnya di Kali Sayam, Kabupaten Tambrauw nyaris putus akibat longsor.
Ruas Jalan yang diapit Distrik Miyah dan Roumbouts sering terjadi longsor karena berada pada lereng gunung. Kemudian kondisi jembatan di Kali Sayam pun nyaris putus.
Anggota DPRP PBD Frengky Baru dalam keterangannya kepada Koreri.com, Jumat (6/6/2025) malam mengungkapkan, lokasi tersebut sudah menjadi langganan bencana longsor. Namun kali ini lebih parah karena mengakibatkan akses jalan dari Tambrauw ke Sorong begitu pun Provinsi Papua Barat ke Papua Barat Daya (PBD) tak dapat dilalui.
Diakuinya, insiden longsor ini sudah terjadi sebelumnya.
“Dan Pemda PBD melalui Dinas PUPR sebagai OPD teknis sudah turun meninjau langsung lokasi tersebut namun belum temukan Solusi. Faktanya longsor kembali terjadi hinnga menutup akses jalan beberapa waktu lalu,” beber Frengky melalui telepon selulernya.
Legislator PBD asal daerah pemilihan Kabupaten Tambrauw dan Maybrat itu minta perhatian khusus dari Gubenur melalui Dinas PUPR setempat.
Dijelaskan Frengky, jalan tersebut juga menjadi poros utama yang menghubungkan beberapa distrik di wilayah timur Kabupaten Tambrauw menuju Fef dan juga Kabupaten Sorong, Provinsi PBD.
“Ini juga akses dari Papua Barat Daya ke Papua Barat karena itu saya harap Dinas PUPR Provinsi PBD segera mengambil langkah cepat turunkan alat berat ke lokasi longsor untuk segera antisipasi, jangan sampai jalan terputus,” desaknya.
Anggota Komisi III DPRP PBD itu minta lokasi longsor dapat ditimbun supaya masyarakat bisa kembali beraktivitas melawatinya.
Frengky menyoroti pula bahwa seharusnya akses jalan trans ini dibersihkan agar tidak tertutup rumput karena ini ruas provinsi.
“itu pun jadi pertanyaan saya, ada anggaran atau tidak?” ujarnya dengan nada tanya.
Politisi NasDem ini pun mendorong agar Pemprov PBD mengalokasikan anggaran untuk pembersihan ruas jalan provinsi.
Tak hanya itu, ia juga menyinggung soal satu lagi ruas jalan provinsi dari Distrik Sausapor ke Distrik Kwor yang kondisinya dilaporkan rusak parah.
“Karena itu, saya harap kepada Pak Gubenur dan Kepala Dinas PUPR untuk segera turunkan alat mengerjakan akses jalan-jalan tersebut,” pungkasnya.
KENN






























