Koreri.com, Ambon – Hari terakhir perlombaan kebersihan ruang kerja OPD menyongsong HUT Kota Ambon ke 450 di warnai insiden. Momen yang seharusnya memancarkan kegembiraan malah sebaliknya berubah menjadi cemberut di wajah para juri atau tim penilai.
Tepatnya, Kamis (28/8/2025) ada 9 kantor OPD yang di kunjungi tim penilai yang berasal dari TP-PKK dan DWP Ambon. Kesembilan kantor OPD dimaksud bertempat diluar Balai Kota, sebagian di kawasan Kecamatan Sirimau dan sebagian di Kecamatan Nusaniwe.
Semuanya menyambut baik kedatangan tim penilai lomba sebagai bentuk turut berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan menyongsong HUT Kota Musik Dunia itu.
Akan tetapi, satu diantara 9 OPD tersebut yakni Dinas Kesehatan Kota Ambon malah tidak menunjukan partisipasi yang baik bahkan menunjukkan sikap tak sopan terhadap tim penilai.
Setibanya disana, tim penilai lomba diantaranya ada Istri Pj. Sekkot Ambon yang juga Ketua DWP Ambon Sartje Sapulette langsung dapat perlakukan tidak menyenangkan dari salah satu pegawai Dinkes yakni dr. Yusda Tuharea.
Entah sudah ada pemberitahuan atau tidak, namun Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kabid Kesmas) Dinkes Ambon itu nampak tidak sopan dan kelihatan tidak menghargai kedatangan tim penilaian lomba kebersihan.
“Sampai disana kami langsung menyapa selamat siang Ibu-Ibu tapi tidak ada satupun yang membalas sapaan kami. Tiba-tiba ibu Dokter sambil jalan ia bertanya kepada kami dengan wajah kurang menyenangkan, “Ibu ni dong darimana? Mau perlu deng sapa?,”Kemudian saya menjawab “Ibu katong tim penilai lomba kebersihan ruang kerja OPD” terang Sartje.
Dokter pun menjawab dengan muka judes.
“Oh tim penilai? Abis sudah katong berkas-berkas talamburang ini, nilai berkas-berkas thu jua. Kantor bagini mau ranking terakhir jua seng apapa o,” semprot sang ibu Dokter.
Setelah itu ibu Dokter dengan gestur tubuh kurang menyenangkan langsung berjalan meninggalkan tim penilai.
Menurutnya, dari hari pertama hingga hari terakhir penilaian lomba, hanya Dinas Kesehatan yang berkelakuan seperti ini. Semua Dinas yang dikunjungi menyambut baik perlombaan ini bahkan telah mempersiapkan ruang kerja mereka serapih dan sebaik mungkin.
Atas perlakuan tidak menyenangkan dan juga kurang sopan ini, panitia beserta juri penilaian lomba kebersihan memutuskan untuk tidak menilai Dinas Kesehatan Kota Ambon.
Harusnya semua OPD lingkup Kota Ambon gembira dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan menyongsong HUT ke-450 Kota Ambon. Tapi ini malah Dinas Kesehatan menunjukan sikap yang tidak baik seperti ini.
“Terus terang kami juga kecewa. Akhirnya kita tidak dapat menilai karena mereka tidak menerima kami dan ada yang ngomel-ngomel dewan juri besar-besar sehingga membuat saya dan tim sangat kecewa disana. Jadi penilaian kami tidak ada untuk Dinas Kesehatan karena tata krama mereka sangat buruk,” beber Sartje.
Atas insiden ini, dirinya berharap Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ambon dapat menertibkan para ASN yang beretika seperti demikian.
“Pelayanan mereka buruk. Kepada kami saja buruk apalagi nantinya kepada masyarakat Kota Ambon. Semoga pak Wali dan ibu Wawali bisa tertibkan mereka supaya ketika kami turun kesana mereka bisa menerima kami dengan baik seperti dinas-dinas yang lain,” harapnya.
JFL






























