Pemkot Ambon Perkuat Kolaborasi Penanganan Sampah Lewat TPS EcoLife

IMG 20260511 WA0009

Koreri.com, Ambon – Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon terus memperkuat langkah penanganan sampah berbasis kolaborasi lintas sektor melalui peresmian TPS EcoLife “Merdeka dari Sampah” yang berlangsung di kawasan Taman Pattimura, Senin (11/5/2026).

Program tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sistem pengelolaan sampah berkelanjutan dengan melibatkan pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat.

Peresmian TPS EcoLife turut melibatkan Permodalan Nasional Madani, Jasa Raharja, serta Bank Sampah Induk Lestari sebagai mitra strategis dalam penguatan pengelolaan sampah di Kota Ambon.

Wali Kota Bodewin Wattimena menegaskan bahwa persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya melalui kerja pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat mulai dari lingkungan terkecil.

“Pemerintah bisa mengangkut sampah, pemerintah bisa membuang sampah. Tetapi menyelesaikan persoalan sampah dari sumbernya, itu membutuhkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat,” kata Bodewin dalam sambutannya.

Ia menyebut tantangan pengelolaan sampah saat ini menjadi persoalan serius di berbagai daerah, termasuk kota-kota besar yang telah memiliki sistem pengelolaan modern. Karena itu, menurutnya, perubahan pola pikir masyarakat menjadi kunci utama dalam membangun kota yang bersih dan sehat.

Bodewin menjelaskan, Pemkot Ambon saat ini tengah menjalankan Gerakan Tambahan, yakni gerakan Ambon bersih, asri, hijau, dan nyaman sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan nasional Indonesia Asri.

Program tersebut difokuskan pada peningkatan kapasitas pengelolaan sampah melalui penyediaan sarana-prasarana, penguatan sumber daya manusia, serta pembangunan kolaborasi bersama berbagai pihak.

Menurutnya, keberadaan TPS EcoLife menjadi model pengelolaan sampah terpadu yang diharapkan dapat direplikasi di seluruh desa, negeri, dan kelurahan di Kota Ambon.

“Kalau setiap desa atau kelurahan memiliki dua sampai tiga bank sampah unit yang terintegrasi, maka kita bisa mengurangi sampah dalam jumlah besar sebelum sampai ke TPA,” ujarnya.

Selain itu, ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh mitra yang telah mendukung program tersebut karena dinilai menunjukkan kepedulian nyata terhadap lingkungan dan masa depan Kota Ambon.

Pemerintah Kota Ambon berharap kehadiran TPS EcoLife tidak hanya menjadi simbol seremonial, tetapi mampu mendorong lahirnya gerakan kolektif masyarakat dalam membangun budaya pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan.

“Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil. Hari ini kita mulai dari sampah, dan dari sini kita ingin melihat Ambon benar-benar berubah menjadi kota yang bersih, sehat, dan nyaman,” tutup Bodewin.

JFL