Masyarakat Tual dan Malra diminta waspadai cuaca ekstrim

Koreri.com, Tual (23/3) – Kondisi cuaca di perairan Maluku khususnya di wilayah Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara akhir-akhir ini tidak bersahabat alias ekstrim.

Bahkan, kondisi ini turut memicu tinggi gelombang hingga mencapai 2 – 4 meter.

Untuk itu, warga di kedua wilayah itu dan sekitarnya dihimbau untuk tidak melaut dulu.

Kepala Kantor Syabandar dan UPP Kelas II Tual, A Rifai yang dikonfirmasi media ini, Kamis pagi (23/3/2018) menuturkkan untuk kondisi perairan di Maluku ini memang akhir-akhir ini dilanda cuaca ekstrim.

“Dimana cuacanya terus berubah-ubah dalam beberapa waktu ke depan,” tuturnya.

Mempertegas itu,Rifai juga menyampaikan warning dari BMKG Pattimura Ambon sendiri yang memperkirakan kondisi ini akan berlangsung hingga 18 Agustus mendatang.

“Oleh karena itu, saya menghimbau kepada masyarakat Kota Tual dan Maluku Tenggara pada khususnya apabila ingin bepergian tolonglah di perhatikan cuaca dan jangan dipaksakan karena memang di wilayah Maluku ini sangat rawan,” imbuhnya.

Rifai juga menganjurkan apabila masyarakat ingin melakukan perjalanan menggunakan fasilitas transportasi laut agar mencari kapal yang lebih besar.

“Saya sarankan pakailah kapal yang besar dan yang layak memenuhi standar keselamatan pelayaran,” tukasnya.

AND