Koreri.com, Jayapura – Pelaku pembakaran gedung sekolah yang terjadi di Kabupaten Pegunungan Bintang dipastikan pelakunya adalah kelompok kriminal bersenjata (KKB).
Kepastian itu disampaikan Kapolres Pegunungan Bintang, AKBP. Cahyo Sukarnito, Kamis (16/12/2021).
Ditegaskan, pelaku bukan dari kelompok lawan politik seperti halnya yang beredar di masyarakat karena diperkuat pernyataan dari KKB Ngalum Kupel yang menyatakan bertanggung jawab atas pembakaran tersebut.
“Dari hasil penyelidikan yang dilakukan polisi, kami memastikan pelaku pembakaran sekolah di berbagai wilayah di Kabupaten Pegunungan Bintang dilakukan KKB yang merupakan anak buah dari Lamek Taplo,” tegasnya.
Kapolres mengaku dari laporan yang diterima, kelompok tersebut memiliki beberapa pucuk senjata yang diduga berasal dari reruntuhan helikopter TNI yang jatuh pada 28 Juni 2019 di kawasan Pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang.
Selain itu, KKB memiliki senjata rakitan namun belum dipastikan berapa banyak jumlahnya.
Dia sangat menyayangkan aksi pembakaran sekolah dan fasilitas umum lainnya yang dilakukan KKB karena berdampak pada pendidikan anak-anak dan pelayanan kesehatan.
ZAN






























