Koreri.com, Biak – Di awal 2022, Bupati Biak Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd kembali melakukan audensi dengan sejumlah Kementerian di Jakarta.
Kemendikbud Ristek dan Kementerian BPP/Bappenas yang pertama ditemui, Rabu (23/2/2022).
Staf Ahli Bidang Pembangunan Sektor Unggulan dan Infrastruktur Kementerian PPN/Bappenas, Dr.Velix Vernando Wanggai, SIP, MPA menerima langsung Bupati dan jajaran pimpinan OPD Pemerintah Kabupaten Biak Numfor.
Audens dengan Kemendikbud Ristek melalui zoom meeting dihadiri langsung oleh Plt. Kepala Biro Perencanaan Kemendikbud Ristek Fahturahman dan Direktur Agama Pendidikan dan Kebudayaan Kemendikbud Ristek Drs. Amich Alhumami, MA, M.Ed.Phd serta pihak terkait lainnya termasuk Deks Papua di Bappenas.
Pada audens itu, Bupati meminta sejumlah masukan tentang persiapan program, termasuk meminta masukan dari Kementerian terkait tentang arah kebijakan pembangunan pada 2023 mendatang.
Dengan harapan, Pemkab Biak Numfor bisa menyesuaikan dengan program-programnya, khususnya program dari kementerian terkait.
Audens itu dilakukan sebagai bentuk mempersiapkan sejumlah program yang akan diusulkan sesuai dengan arah dan kebijakan Kementerian terkait. Salah satunya adalah program yang akan dibiayai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK).
Pertemuan dengan Felix Wanggai pada dasarnya adalah untuk mendengar arah kebijakan pembahasan DAK dan program-program pada 2023 mendatang.
Sementara itu, Bupati Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd yang memimpin langsung jajaran pimpinan OPD Biak meminta sejumlah masukan dan pendapat, serta dukungan serius pemerintah pusat melalui kementerian terkait untuk kemajuan pembangunan di daerah melalui sejumlah program pembangunan.
Bupati Herry mengatakan, pertemuan ini diharapkan dapat membantu peningkatan DAK dan program-program di 2023 mendatang.
Dengan demikian, data-data yang disiapkan oleh masing-masing OPD disinkronkan ulang dan divalidasi sehingga lebih lengkap khususnya yang dinilai masih kurang.
Pertemuan ini dinilai Bupati Herry sangat penting, karena akan didapatkan masukan dan tentunya pada tahun 2023 diharapkan program dan anggaran bisa meningkat ke Kabupaten Biak Numfor.
“Untuk itu, kita perlu membangun komunikasi secara kontinyu ke Kementerian terkait dan kita harus proaktif. Salah satunya seperti pertemuan dengan staf ahli BPP/Bappenas ini, kita tidak boleh diam, artinya cara atau sistem jemput bola harus dipakai dan itu terus kami lakukan,” tukasnya.
HDK












