Fraksi NasDem Tegaskan Persoalan PAW Wabup Maybrat Selesai

WhatsApp Image 2022 03 06 at 13.13.11
Ketua Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Maybrat Yonas Yewen,A.Md.,Tek.(Foto : Istimewa)

Koreri.com, Maybrat–  Persepsi negatif terhadap DPRD Kabupaten Maybrat sangat disayangkan dan perlu diluruskan agar publik mengetahuinya terkait proses Pergantian Antar Waktu (PAW) Wakil Bupati Maybrat, Papua Barat sisa Masa Jabatan Periode 2017-2022.

Ketua Fraksi NasDem DPRD Kabupaten Maybrat Yonas Yewen, A. Md.Tek menegaskan bahwa persoalan waktu pelantikan PAW Wakil Bupati Maybrat tahapan dan proses telah dilakukan lembaga legislatif ini secara defakto dan dejure telah selesai, selanjutnya ada ditangan Mendagri.

“Kapan Pelantikan PAW Wakil Bupati Maybrat kita semua menunggu. Semua proses DPRD sudah dilakukan mulai tahapan pansus, pemilihan, Pemprov, Dirjen dan sekarang ada di mejanya Pak Menteri Dalam Negeri RI, Prof. Dr. M. Tito Karnavian, Ph.D, agar jangan mengiring opini public dan mempersalahkan lembaga DPRD. Silahkan komunikasi langsung dengan Pak Mendagri, Pak wakil bupati Maybrat PAW juga tau itu” jelas Yewen dalam siaran persnya yang diterima media ini, Minggu (6/3/2022).

Dijelaskan Ketua PA GMNI Kabupaten Maybrat ini, bahwa DPRD lagi konsen soal Tragedi kampung Kisor, Distrik Aifat Selatan telah diketahui, dalam inisiden yang terjadi pada 2 September 2021 tersebut, telah mengakibatkan sebanyak empat anggota TNI gugur, kemudian peristiwan kampung Faan Kahrio, Distrik Aifat Timur Tengah, Kamis 20 Januari 2022 lalu dimana kejadian mengakibatkan 1 orang tewas dan 3 lain luka berat.

“DPRD dan Eksekutif lagi fokus pada Tragedi Kisor, Faan Kahrio dan eksodus (pengungsian)  rakyat kita yang sedang di soroti dewan HAM Tinggi PBB, ini perhatian serius Pemda Maybrat baik eksekutif maupun DPRD Maybrat. Selain itu, kami laksanakan kegiatan kdewanan seperti Perda Inisiatif DPRD (Perda Non APBD), Perda BPJS Kesehatan dan Tenaga Kerja, Perda DPRK Jalur Otsus Papua, Perda inisiatif lainya” ungkap Politisi Muda Pantai NasDem itu.

Harapanya agar rakyat di kabupaten Maybrat tetap laksanakan tugas dan keseharian dengan aman dan damai. Tidak perlu menangapi isue-isue provookasi dan propoganda dari pihak yang ingin maybrat tidak aman.

“Rakyat tetap laksanakan tugas dan aktifitas seperti biasa, jgn terpengaruh dengan isue-isue provokasi dan propoganda yang dimainkan. Jangan takut TNI/Polri berlebihan, sebab mereka (TNI/Polri) melaksanakan tugas dan melindungi rakyat serta kita semua, senjata meraka gunakan itu milik rakyat. Kita jadikan mereka teman baik”pungkasnya.

KENN