Koreri.com, Jayapura – Ulah oknum yang dalam keadaan dipengaruhi minuman keras alias pemabuk dilaporkan menjadi penyebab keributan antar dua kelompok masyarakat di sekitar Argapura, Distrik Jayapura Selatan, Jumat (18/3/2022) pagi.
Aksi baku lempar dua kelompok tersebut sempat membuat arus lalulintas terhenti.
Kapolsek Jayapura Selatan Kompol Hendrik Seru, S.H saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Jumat (18/3/2022) sore membenarkan itu.
Menurut keterangan saksi di lokasi kejadian, keributan antar dua kelompok warga yang terjadi pagi tadi diakibatkan oleh empat oknum warga Argapura yang dalam kondisi mabuk berat.
“Keempat warga itu kemudian melakukan pemalakan terhadap seorang korban yang merupakan warga Argapura Pipa yang sedang menyapu atau membersihkan jalan sebagai petugas DKP,” ungkapnya.
Lanjut Kapolsek, saat melakukan pemalakan, salah satu dari keempat pemabuk tersebut sempat melakukan penganiayaan terhadap korban.
Tidak terima di aniaya, korban kemudian melaporkan kejadian yang menimpanya itu ke keluarganya di jalan pipa Argapura.
“Tak berselang berapa lama kemudian terjadi aksi saling lempar antar kedua kelompok masyarakat yang sempat mengakibatkan arus lalulintas terhenti,” terangnya.
Kapolsek menambahkan, pihak Polsek Jayapura Selatan yang menerima laporan terjadinya aksi lempar di lokasi kejadian langsung merespon dan mendatangi TKP.
“Namun saat sampai di tempat kejadian, massa langsung membubarkan diri dan hingga saat ini diketahui tidak ada korban penganiayaan dari kejadian tersebut yang membuat laporan ke pihak kepolisian, baik Polresta maupun Polsek Jayapura Selatan,” sambungnya.
Lanjut Kapolsek, melihat kondisi di TKP sudah kondusif, kemudian personil lakukan pengaturan arus lalulintas yang sempat macet sekaligus standby di lokasi kejadian mengantisipasi aksi susulan.
“Hingga sore ini, situasi kamtibmas di seputaran TKP aman dan kondusif. Akibat dari aksi saling lempar tersebut juga tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban material. Kami akan lakukan penyelidikan agar masalah tersebut tidak berkepanjangan lagi kedepannya dengan mengambil langkah-langkah kepolisian dalam penanganannya,” tutup Kapolsek.
PJS














