Koreri.com, Manokwari– Kepolisian Daerah Papua Barat melaksanakan apel gelar pasukan dengan sandi operasi Ketupat Mansinam tahun 2022 wujud sinergi polri dengan instansi terkait untuk menjamin masyarakat yang aman dan sehat dalam perayaan idul fitri 1443 Hijriyah.
Apel gelar pasukan operasi ketupat mansinam tahun 2022 berlangsung di Lapangan Apel Mapolda Papua Barat, Rabu (27/4/2022) dipimpin Kapolda Papua Barat Irjen Pol Dr Tornagogo Sihombing,S.I.K.,M.Si didampingi Pangdam XVIII/ Kasuari Mayjen TNI Gabriel Lema,S.Sos.
Operasi Ketupat Mansinam tahun 2022 yang mulai berlaku sejak tanggal 28 April hingga 9 Mei 2022 ini ditandai dengan pemasangan pita oleh Kapolda Papua Barat kepada perwakilan penyamatan.
Kapolda Papua Barat Irjen Pol Dr Tornagogo Sihombing,S.I.K.,M.Si mengatakan sebanyak 41 posko ops pada Polres jajaran seluruh Papua Barat disiagakan terdiri dari 18 pos pengamanan, 15 pos pelayanan dan 8 pos terpadu.
Sementara personil Polda Papua Barat yang terlibat dalam operasi Ketupat Mansinam diantara 246 personil, 163 anggota TNI dan instansi lainnya sebanyak 465 personil.
Saat memberikan keterangan persnya kepada wartawan mengatakan, dua daerah di wilayah hukum Polda Papua Barat dianggap rawan dari hal-hal yang berpotensi ancaman sesuai prediksi pihak kepolisian kedepan.
“Manokwari dan Sorong merupakan daerah rawan, kita sudah petakan kemungkinan-kemungkinan ada hal-hal yang menjadi potensi ancaman yang kita sudah prediksi, karena itu kita lebih baik mencegah daripada menangani,” jelas Kapolda Irjen Tornagogo Sihombing kepada wartawan usia memipin apel gelar pasukan ketupat mansinam di Mapolda Papua Barat.
Kapolda berharap kesadaran masyarakat Papua Barat dalam menjaga kamtibmas selama operasi ketupat mansinam seperti tahun sebelumnya terus dipertahankan bila perlu ditingkatkan.
Setelah memimpin apel gelar pasukan operasi ketupat mansinam 2022, Kapolda Papua Barat bersama forkopimda meninjau pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu di wilayah Polres Manokwari.
KENN






























