Koreri.com, Jayapura (19/11) – Massa yang mengamuk di Arso membakar Sebanyak 11 unit rumah milik warga saat terjadi kerusuhan yang dipicu oleh pertikaian antar kelompok warga akibat tewasnya MB (31) yang diduga karena tindak pidana kekerasan, Sabtu.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Kamal membenarkan adanya insiden tersebut, di Jayapura, Sabtu.
Menurut informasi yang diterima redaksi, setidaknya 11 rumah ludes terbakar, 13 lainnya mengalami rusak berat, tiga kios rusak serta delapan kendaraan roda dua dan termasuk dua mesin genset juga ikut dibakar.
Sebelum kejadian, MB dan TG pulang dari acara syukuran yang dilaksanakan di rumah SD pada Jumat (16/11) namun pada 03.WIT 00 dini hari, terjadi keributan antara MB beserta rekannya dengan beberapa warga yang menyebabkan MB dan TG terluka.
“MB mengalami luka serius di bagian kaki dan setibanya di rumah sakit korban sudah meninggal akibat luka yang dideritanya, sedangkan rekannya TG masih dirawat di RS Arso,” kata Kombes Kamal.
Kejadi itu langsung memicu amarah keluarga dan kerabatnya yang berjumlah ratusan orang dan dengan bersenjatakan senjata tajam langsung mendatangi pemukiman warga yang diduga bertikai dengan MB dan TG dan melakukan pengrusakan dan pembakaran.
Massa juga sempat memblokade jalan Trans-Papua yang melintasi Kampung Yanamaa, PIR I di Distrik Arso.
“Namun blokade sudah dibuka sehingga arus lalu lintas kembali normal,” jelas Kabid Humas Polda Papua Kombes Kamal. (MP-RR)
