Koreri.com (26/11) – Salah satu perusahaan makanan di Finlandia mengklaim menjual roti berbahan dasar serangga pertama di dunia yang dinamakan roti seranggga.
Markus Hellstrom, Kepala Divisi Pabrik Roti Fazer, mengatakan pada kamis (23/11) bahwa sepotong roti serangga yang mereka jual mengandung 70 jangkrik yang dikeringkan, dihaluskan dalam bentuk bubuk dan dicampur dengan tepung.
“Jangkrik-jangkrik tersebut merupakan hasil budidaya dan memiliki berat 3 persen dari sebuah roti yang kami buat”, jelas Hellstrom.
Orang Finlandia dikenal sebagai masyarakat yang suka mencoba hal baru dan menurut survei yang dilakukan oleh Fazer, cita rasa dan kesegaran adalah hal yang utama yang di tuntut ada pada roti yang mereka produksi.
Menurut survey paling akhir yang dilakukan di negara-negara Nordic, orang Finlandia sangat positif terhadap serangga, jelas Juhani Sibakov, kepala Divisi Inovasi Pabrik Roti Fazer.
Juhani juga mengatakan bahwa mereka membuat adonan yang gurih untuk meningkatkan cita rasa dan hasilnya sangat lezat dan bergizi sembari menambahkan bahwa roti serangga tersebut merupakan sumber protein yang baik dengan kandungan asam lemak, kalsium, zat besi dan juga vitamin B12.
Hellstrom yang merupakan rekan Juhani menegaskan bahwa manusia memerlukan sumber nutrisi baru yang berkelanjutan dan Ia mencatat bahwa Undang-undang Finlandia telah dirubah pada tanggal 1 November untuk mengijinkan penjualan serangga sebagai makanan.
Produksi pertama roti serangga dijual pada Jumat (24/11) di beberapa kota utama Finlandia.
Perusahaan Fazer mengatakan bahwa tidak banyak roti serangga tersedia di pasaran untuk saat ini namun mereka berencana untuk memperluas pasaran produknya di 47 penjual gerai roti di serluruh Finlandia.
Di Swiss, jaringan supermarket Coop mulai menjual burger dan ball yang dibuat dari serangga sejak September lalu, demikian juga di beberapa supermarket di Belgia, Inggris, Denmark dan Belanda.
Badan PBB yang menangani masalah makanan dan agrikultur (FAO) yang telah mempromosikan penggunaan serangga sebagai sumber makanan mengatakan bahwa serangga sangat baik bagi kesahatan dan memiliki kandungan protein dan mineral.
FAO juga menegaskan bahwa serangga menghasilkan angat sedikit efek rumah kaca termasuk amoniak serta sangat murah untuk mengembangbiakannya dari pada bahan makan yang tersedia saat ini.
Seperti diketahui, sapi sering mengeluarkan gas methana yang merupakan gas rumah kaca melalui pernafasannya sebagai bagian dari proses pencernaan hewan tersebut.
ARD
Sumber: cbsnews.com













