Koreri.com, Jayapura (12/1) – Turnamen Piala Presiden 2018 direncanakan bergulir pada 16 Januari mendatang.
Sayangnya pada ajang kali ini, Persipura Jayapura batal ikut di turnamen tersebut.
Padahal jadwal pertandingan telah dikeluarkan panitia, dimana Persipura bergabung di Grup B yang juga dihuni Mitra Kukar, Martapura FC dan Barito Putera.
Kondisi finansial menjadi alasan tim berjuluk Mutiara Hitam ini tidak bisa tampil di turnamen pembuka kompetisi 2018.
Ketua Umum Persipura Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM ketika dikonfirmasi media ini, Kamis (11/1) menjelaskan tim kebanggaan masyarakat Papua tersebut tidak dapat mengikuti ajang Piala Presiden 2018.
“Karena sampai sekarang kami baru mendapat sponsor dari Bank Papua sebesar Rp8,5 Milyar sedangkan biaya yang dibutuhkan dalam satu musim kompetisi sepak bola di Indonesia mencapai Rp35 Miliar,” bebernya.
Karena itu, pihak manajemen telah menyepakati Persipura tidak ikut berlaga dalam turnamen Piala Presiden 2018.
Selain itu, pria yang akrab disapa BTM ini juga membeberkan jika PT Liga Baru Indonesia yang merupakan operator kompetisi hingga saat ini belum membayar hak-hak tim asal ibukota Provinsi Papua tersebut yang totalnya mencapai Rp20 Miliar.
Ia mendesak agar secepatnya semua hak-hak klub segera dibayarkan sebelum liga di mulai.
“Karena kami akan mempersiapkan tim untuk berlaga pada musim liga I yang akan bergulir nanti,” tukas BTM.
VMT































