Buka Turnamen “Kehidupan Cup 2026”, Ini Pesan Novita Anakotta ke 192 Tim Peserta

Novita Anakotta Turnamen Gawang Mini 2026

Koreri.com, Ambon – Turnamen Gawang Mini “Kehidupan Cup 2026” resmi dibuka Anggota DPP RI Novita Anakotta melalui tendangan perdana sebagai tanda dimulainya kompetisi.

Kegiatan berlangsung di Stadion Gawang Mini Gandaria, Negeri Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Provinsi Maluku, Jumat (24/4/2026).

Meski sempat diguyur hujan deras, pembukaan tetap berlangsung meriah. Antusiasme masyarakat yang hadir tidak surut, bahkan tetap memadati lokasi guna menyaksikan jalannya kegiatan.

Dalam sambutannya, Senator Novita Anakotta menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan momentum membangun kebersamaan.

“Turnamen ini bukan hanya bicara tentang pertandingan, tetapi bagaimana kita membangun persaudaraan,” imbuhnya.

Novita Anakotta Turnamen Gawang Mini 2026 3Novita juga menekankan bahwa kondisi lapangan yang sederhana bukan menjadi hambatan, melainkan justru memperkuat rasa kebersamaan di antara peserta dan masyarakat.

Baginya, sepak bola memiliki filosofi kuat tentang persatuan. Satu bola yang diperebutkan menjadi simbol kebersamaan di tengah perbedaan latar belakang pemain.

Sebanyak 192 tim ambil bagian dalam turnamen ini, mencerminkan tingginya partisipasi sekaligus keberagaman masyarakat yang menyatu dalam satu wadah olahraga.

“Dalam satu tim pasti ada perbedaan, tetapi semua bersatu untuk meraih kemenangan bersama,” tambahnya.

Senator Wanita asal Dapil Maluku ini juga mengingatkan pentingnya solidaritas dalam setiap pertandingan. Bahkan dalam situasi kompetitif, nilai kemanusiaan harus tetap dijunjung tinggi.

Novita Anakotta Turnamen Gawang Mini 2026 2Salah satu contoh yang disampaikan adalah kisah seorang pemain yang memilih tidak mencetak gol saat kiper lawan mengalami cedera adalah sebuah bentuk nyata sportivitas.

Aspek keadilan menjadi perhatian penting. Para wasit diminta memimpin pertandingan secara objektif dan adil agar seluruh laga berjalan sportif.

“Pertandingan harus fair. Wasit harus berani mengambil keputusan yang benar,” tegasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat, di antaranya Asisten I Kota Ambon, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Ambon, Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, anggota DPRD Maluku Hahid Laitupa, Penjabat Negeri Rumah Tiga, serta tamu undangan lainnya.

JFL