Fokus  

Pertamina Salurkan Bantuan 1,8 M untuk Asmat

Logo pertamina koreri 1

Koreri.com, Jayapura (19/1) – PT Pertamina (Persero) resmi menyalurkan bantuan sebesar Rp 1,8 Miliar.

Bantuan tersebut guna menanggulangi Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak dan Gizi Buruk di Kabupaten Asmat.

Unit Manager PT Pertamina (Persero) MOR VIII, Eko Kristiawan dalam pernyataannya melalui rilis kepada media ini, Kamis (18/1/2018) juga menambahkan bantuan tersebut direncanakan untuk program jangka panjang selama 2018.

Meliputi pemberian bantuan tambahan asupan gizi target utama kepada balita dan ibu hamil setiap bulan selama 2018.

“Termasuk pengadaan fasilitas pelayanan kesehatan berupa speedboat yang akan digunakan sebagai ambulans,” sambung Eko.

Dirincikan, bantuan tersebut nantinya akan disalurkan di 3 titik lokasi yang tersebar di beberapa distrik lokasi KLB di Kabupaten Asmat.

“Jumlah bantuan yang disalurkan selama setahun ke depan totalnya sebesar Rp 1,8 miliar,” rinci Eko.

Diakuinya, akses untuk fasilitas medis yang belum memadai di Kabupaten Asmat menjadi salah satu penyebab minimnya pelayanan kesehatan dan kurang cepatnya penanganan kasus campak.

Hal ini diperparah dengan tingginya angka gizi buruk balita dan anak-anak sehingga rentan terhadap penyakit.

Oleh karena itu, Pertamina fokus pada upaya menanggulangi KLB di Asmat dengan pendekatan aksi cepat tanggap penanganan gizi buruk untuk menekan jumlah korban, serta program jangka panjang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kualitas kesehatan sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali.

Selain itu, peningkatan pelayanan dan fasilitas kesehatan akan terus menjadi prioritas di Kabupaten Asmat dan Pertamina berkomitmen untuk mendukung melalui Program Pertamina Sehati.

Program Pertamina Sehati yang menjadi bagian dari CSR PT Pertamina (Persero) ini nantinya akan terus dimaksimalkan sebagai wujud kehadiran BUMN untuk negeri bekerja sama dengan berbagai pihak.

VMT

Exit mobile version