Koreri.com, Jayapura – Update terkini jumlah positif Covid – 19 di Provinsi Papua berdasarkan data yang dikumpulkan hingga Kamis (23/4/2020) pukul 19.35 Wit bertambah 7 kasus baru positif.
“Jadi, dengan bertambah 7 kasus baru, maka jumlah komulatif positif Covid -19 yang menyebar di 11 daerah zona merah menjadi 131 kasus,” rinci Jubir Satgas C -19 Papua, dr. Silwanus Sumule, saat press conference di kantor BPBD Papua, Skyline Kota Jayapura, Kamis (23/4/2020).
Sebaran 7 kasus baru dari Kabupaten Keerom sebanyak 2 pasien, ABK KM Dobonsolo milik PT Pelni 3 pasien dan Kabupaten Mimika sebanyak 2 pasien.
Dijelaskan, dari 131 kasus positif Covid – 19, yang dirawat 89 pasien atau 68 persen.
“Sementara yang sembuh bertambah 2 pasien sehingga total 35 pasien atau 27 persen,” kata Sumule.
Jumlah meninggal, sepanjang hampir 13 hari ini tetap stagnan dalam jumlah 7 orang meninggal atau 5 persen dari pasien yang positif Covid-19.
“Angka-angka ini menunjukkan bahwa Tuhan bersama dengan kita. Kedua, teman-teman di rumah sakit bekerja luar biasa. Kita berhasil untuk memberikan pelayanan kesehatan yang baik. Sehingga 35 pasien yang kita rawat itu sembuh,” cetusnya.
Diakui Sumule, angka ini termasuk sangat tinggi dibandingkan dengan angka nasional yang berkisar antara 11 persen.
“Kita bisa mencapai angka 27 persen dan ini luar biasa,”ucapnya.
Untuk jumlah ODP sebanyak 3850 orang. Sementara PDP turun yakni 175 orang dengan jumlah test PCR yang sudah dikerjakan sudah mencapai angka 682 sampel.
Dijelaskannya lebih jauh, berdasarkan distribusi dijelaskan rincian dari kabupaten yang berdampak akibat virus corona ini. Sebanyak 11 kabupaten dari 5 wilayah adat ini.
Adapun rincian dari masing – masing kabupaten/kota, dimana yang terbanyak saat ini dengan angka positif covid-19.
Kabupaten Mimika ada 41 pasien positif covid-19. 32 orang dalam perawatan, 6 dinyatakan sembuh dan 3 meninggal dunia.
Kota Jayapura 35 pasien positif dengan 16 orang dirawat.
“Dari 35 pasien tersebut, 4 orang adalah ABK dari salah satu kapal Pelni, yang hari ini masih dalam perawatan di salah satu rumah sakit pemerintah di Kota Jayapura,” katanya.
Kemudian pasien sembuh di kota Jayapura sebanyak 16 orang dan meninggal sebanyak 3 orang.
Kabupaten Jayapura 25 pasien positif, 18 orang dirawat, 2 orang diantaranya dirujuk ke Kota Jayapura. 6 dinyatakan sembuh dan 1 orang meninggal dunia.
Kabupaten Merauke, 9 kasus positif, 5 masih dalam perawatan dan 4 dinyatakan sembuh.
Kabupaten Keerom jumlah positif 8 kasus positif, dimana 7 orang sedang dalam perawatan dan 1 orang sudah dinyatakan sembuh.
Kabupaten Sarmi 4 pasien positif dan 2 dirujuk ke rumah sakit di Kota dan Kabupaten Jayapura dan 2 orang sudah dinyatakan sembuh.
Kabupaten Nabire 3 kasus positif dan ketiganya dalam perawatan.
Kabupaten Jayawijaya terdapat 2 kasus dan masih menjalani perawatan. Kabupaten Biak Numfor 2 kasus dan keduanya sementara dalam perawatan.
Kabupaten Mamberamo Tengah ada 1 pasien dan masih menjalani perawatan di RSU Wamena.
Kabupaten Boven Digul 1 kasus dan kasus tersebut dirawat di RSUD Merauke.
“Dari 89 pasien semuanya berada dalam kondisi stabil, berada dalam kondisi ringan sampai dengan sedang,” jelasnya.
Khusus PDP bertambah 15 dari 160 orang menjadi 175 orang.
Untuk itu Satgas Covid-19 Provinsi Papua menyampaikan kepada seluruh masyarakat di tanah ini, terus mendoakan kerja tim dan para petugas kesehatan yang berjibaku di rumah sakit – rumah sakit.
“Terus mendoakan petugas survalance yang harus turun setiap hari untuk mencari dan menemukan kasus,” dorongnya.
Lanjutnya, saat ini yang menjadi pertanyaan mengapa angka kesembuhan yang begitu tinggi. Dijelaskannya ada dua factor.
“Dimana faktor pertama padahal kita terbatas dengan peralatan. Yang saya bisa sampaikan adalah petugas – petugas kita mampu menemukan kasus sedini mungkin,”ungkapnya.
Ketiga saat hasil tersebut sudah ditemukan. Maka tim medis langsung membawa ke rumah sakit. Dimana petugas yang ada langsung menangani.
Berusaha semaksimal mungkin untuk menahan jika pasien ini datang dalam posisi sakit ringan, agar tidak naik ke sakit sedang.
Jika ditemukan pada sakit sedang maka tim medis berusaha untuk tidak menjadi sakit berat. Dan kalau sakit berat. Maka pihaknya mengupayakan semampu tim medis dan pasien juga.
“Tetapi lebih daripada semua itu, saya yakin seluruh masyarakat di Provinsi Papua kita selalu berdoa dan meminta pertolongan dari Tuhan Yang Maha Esa,” kata Silwanus.
OZIE
























