Fokus  

Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polisi Patroli Dialogis di Batas RI-PNG

Polsubsektor Skouw Gangguan Keamanan web

Koreri.com, Jayapura – Jajaran Polsubsektor Skouw secara rutin melaksanakan patroli harkamtibmas sekaligus dialogis ke pemukiman warga yang berada di wilayah Skouw perbatasan RI-PNG, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.

Patroli dialogis dipimpin Aipda Nurdin dengan tujuan untuk bersilaturahmi dan berkoordinasi tentang situasi kamtibmas di wilayah batas negara.

“Situasi kamtibmas yang ada di wilayah hukum Polsubsektor Skouw sampai saat ini relatif aman dan kondusif, tetapi hal tersebut jangan membuat kita terlena. Sebab itu, kita harus meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian, utamanya terhadap lingkungan kita masing-masing, apalagi kita berada di wilayah perbatasan antara Indonesia dengan PNG,” terangnya di Jayapura, Jumat (12/6/2020).

Aipda Nurdin mengajak seluruh warga dapat bersama aparat keamanan mencegah dan melawan serta tidak mudah percaya dengan adanya berita yang belum tentu kebenarannya atau hoax, karena akan dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Berita hoax yang menyebarkan kebencian, fitnah dan adu domba antar golongan merupakan tindakan yang membahayakan kita sebagai bangsa yang bernegara. Dan secara hukum di Indonesia ini, kita sudah mengantisipasinya melalui UU tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE, red),” paparnya.

Pihaknya sangat berharap kepada seluruh warga masyarakat untuk dapat selalu bersinergis guna menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Skouw.

“Dan bila ada sesuatu hal yang menimbulkan terjadinya gangguan kamtibmas hendaknya segera menghubungi pihak kepolisian terdekat, Bhabinkamtibmas dan Babinsa sehingga dapat segera untuk diantisipasi,” harapnya.

Aipda Nurdin juga mengimbau warga agar selalu mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker saat beraktivitas.

“Jaga jarak dan lakukan pola hidup sehat untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) yang saat ini merebak di seluruh tanah air dan khususnya di Kota Jayapura,” katanya.

OZIE