Koreri.com, Wamena – Kasat Intelkam Polres Jayawijaya, AKP Victorianus Renyaan, dikeroyok masyarakat kampung Meagama Distrik Hubikosi yang mengakibatkan korban mengalami luka-luka di bagian wajah.
Aksi pengeroyokan terjadi sekitar pukul 13.30 WIT di pertigaan jalan Trans Kimbim -Muai, Kabupaten Jayawijaya, Rabu (9/9/2020).
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. AM. Kamal, dalam rilisnya menjelaskan kronologis kejadian dimana Kasat Intelkam menuju Kampung Meagama distrik Hubikosi.
Kemudian setibanya di pertigaan jalan trans Kimbim-Muai, Kasat Intelkam bertemu dengan sekelompok masyarakat Meagama.
Dijelaskan, Kasat Intelkam berpapasan dengan sekelompok warga masyarakat Kampung Meagama yang hendak menyerang warga Kampung Wuka Hilapok.
Melihat kondisi tersebut, Kasat Intelkam mencoba membangun komunikasi.
“Namun dikeroyok dengan di sertai kata-kata kamu ini mata-mata dan berpihak ke kampung Wuka Hilapok. Mereka juga merampas Noken milik Kasat Intelkam yang berisi satu buat HP,” sambungnya.
Sekitar pukul 13.45 Wit, salah satu masyarakat di lokasi kejadian akhirnya mengevakuasi Kasat Intelkam dan personel Polres Jayawijaya yang tiba dilokasi kemudian mengevakuasi Kasat Intelkam ke RSUD Wamena.
Kapolres dan Wakapolres Jayawijaya tiba di RSUD Wamena untuk melihat kondisi Kasat Intlekam.
Diketahui bentrok tersebut dipicu akibat terjadi kebakaran honai di kampung Meagama yang belum diketahui penyebabnya.
“Telah dilakukan penangkapan pelaku pengeroyokan terhadap Kasat Intelkam di kampung Meagama distrik Hubukosi yang dipimpin Wakapolres Jayawijaya, Kompol Leonardo Yoga S.IK,” bebernya.
Dikatakan, sudah tiga pelaku pengeroyokan yang diamankan masing-masing Samuel Miaga (26), Yoko Hilapok (20) dan Iver Walilo (21).
“Barang bukti yang diamankan satu unit ranmor Kawasaki KLX warna hitam, satu unit ranmor Honda CBR 150 warna hitam merah serta satu buah HP samsung warna hitam milik Kasat Intelkam,” tukasnya.
VER












