Fokus  

Besok, Puluhan Wartawan di Manokwari Divaksinasi Covid-19

WhatsApp Image 2021 03 03 at 20.49.42
Ketua PWI Papua Barat Bustam disuntik vaksin COVID-19 di Mapolda Papua Barat, Rabu (3/3/2021). (Foto : Ist)

Koreri.com, Manokwari– Puluhan wartawan di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat yang menjadi bagian dari petugas pelayanan publik akan divaksinasi corona virus disease 2019 (COVID-19), Kamis (4/3/2021)

“Ya, wartawan menjadi bagian dari petugas pelayanan publik yang diusulkan vaksinasi pada tahap dua ini setelah tenaga kesehatan (nakes). Saya sendiri sudah ikut vaksin siang tadi bersama Bapak Gubernur, Bupati Manokwari dan Forkopimda Proinsi,” jelas Ketua PWI Papua Barat, Bustam melalui siaran persnya yang diterima media ini, Rabu (3/3/2021).

Menurut Bustam, sesuai data yang dihimpun PWI Papua Barat ada 40 wartawan dari berbagai media yang telah didaftarkan untuk menjalani vaksinasi, yang akan berlangsung di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Manokwari.

“Vaksin akan berlangsung pukul 9.30 WIT besok. Kami harap teman-teman wartawan bisa hadir tepat waktu, dengan membawa KTP,” ujar Bustam.

Dengan ikutnya para wartawan melakukan vaksinasi, Bustam berharap, akan ikut membantu mensosialisasikan program pemerintah itu kepada masyarakat.

Bustam mengaku akan kembali menjalani vaksinasi tahap kedua pada 17 Maret mendatang di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Barat. “Dibutuhkan waktu 14 hari, baru lanjut ke tahap kedua. Semoga kekebalan tubuh kita makin baik. Alhamdulillah saya tidak mengalami keluhan seusai divaksin,” ungkap dia.

Pimpinan Redaksi media online KLIKPAPUA.com ini menyambut baik langkah pemerintah memprioritaskan wartawan masuk tahap kedua vaksinasi setelah nakes. “Vaksinasi ini langkah ikhtiar, selain menjaga imunitas dengan menjaga protokol kesehatan. Vaksinasi ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kekebalan tubuh kita,” jelasnya.

Lanjut Bustam, wartawan selama ini cukup aktif memberikan sosialisasi vaksinasi kepada masyarakat. Dia berharap langkah yang dilakukan oleh wartawan bisa memotivasi semuanya dan program ini bisa diterima di masyarakat.

“Kita belum tahu pandemi ini akan berakhir. Ini ikhtiar untuk membentuk imunitas diri sendiri. Dan program ini bisa mendorong untuk menyasar lapisan masyarakat,” pungkasnya.

KENN

Exit mobile version