Koreri.com,Manokwari – Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) mengimbau kepada seluruh masyarakat, orangtua/wali dan calon siswa (Casis) peserta seleksi Polri pada program afirmasi Otsus Papua Barat tahun 2021 agar memahami tugas lembaga kultur itu dalam proses verifikasi berkas hingga pemberian rekomendasi.
Dimana tujuan utama program afirmasi Otsus pada penerimaan Polri 2021, agar masyarakat adat benar-benar merasakan dampak dan manfaat Otsus itu sendiri.
Wakil ketua MRP Provinsi Papua Barat Cyrelius Adopak mengatakan, tugas pokok dan fungsi lembaga itu dalam penerimaan Casis Polri program afirmasi Otsus atau Casis Noken Polri 2021 hanya memberikan legitimasi kultur.
“Tugas MRPB hanya memberikan legitimasi kultur [mengesahkan] bahwa peserta seleksi benar-benar memenuhi salah satu dari tiga kategori yang ditetapkan. Karena MRPB bukan penentu kelulusan,” ujar Adopak kepada wartawan di di Manokwari, Kamis (29/4/2021).
Kata Adopak bahwa dalam proses verifikasi berkas untuk pemberian rekomendasi, itu sesuai tiga kategori dan kuota masing-masing sebagaimana telah disepakati bersama Polda, MRPB dan stakeholder.
“Tiga kategori dan kuota masing-masing yaitu, kategori A (Bapak dan Ibu asli Papua) 70 persen, kategori B (Ibu asli Papua) 20 persen, dan kategori C (non Papua) yang lahir, besar dan tamat sekolah di Papua 10 persen” Jelasnya.
Adopak pada kesempatan itu menyatakan bahwa kategori (A) sebenarnya tidak dibatasi bagi peserta seleksi asal 7 wilayah adat di tanah Papua, namun untuk menjaga hak masyarakat adat di provinsi Papua Barat, maka peserta asal dua wilayah adat Domberai-Bomberai diprioritaskan pada kategori (A)
“70 persen kategori (A) kami prioritaskan bagi peserta wilayah adat Domberai-Bomberai. Kalau ada kekurangan, baru kita tambahkan rekomendasi untuk peserta dari lima wilayah adat lainnya (Animha, Saireri, Lapago, Mepago dan Mamta),” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua Barat Brigjen Pol Patrige Renwarin,S.H.,M.Si saat dikonfirmasi wartawan membenarkan, bahwa penerimaan Casis Noken Polri 2021 Papua Barat, diprioritaskan bagi anak-anak asli dua wilayah adat (Domberai-Bomberai), tanpa membatasi Wilayah adat lainnya.
“Kenyataan, bahwa dalam penerimaan Polri di provinsi ini, anak-anak asli Domberai-Bomberai termasuk suku Doreri masih sangat minim. Itu salah satu pertimbangan kenapa diprioritaskan pada kategori A oleh MRPB,” ungkap Brigjen Patrigie Renwarin.
KENN
