Koreri.com,Manokwari- Kemajuan olahraga futsal mulai membutuhkan wasit yang berlisensi 1 tingkat nasional untuk memimpin pertandingan.
Untuk naik level 1 tingkat nasional maka harus mengikuti lisensi, Usman Ahmad Notanubun mengikuti kursus wasit futsal level 1 nasional
Putra terbaik Maluku Tenggara itu mengikuti kursus wasit futsal level 1 tingkat nasional dengan menggunakan uang pribadi dan juga bantuan anggota DPD RI Dapil Papua Barat.
Tujuan kursus lisensi ini agar ketika ada momen olahraga di Papua Barat harus mereka dikontrakan supaya permainan berjalan sprortif.
Usman Ahmad Notanubun mengikuti kursus level 1 tingkat nasional di Hotel Lariz Makassar, Sulawesi Selatan selama 3 hari.
“Terima Kasih Bapak Anggota DPD RI M.Sanusi Rahangmas yang sudah memberikan bantuan moril maupun materil dan juga kepada pihak asosiasi futsal Kota Sorong yang memberikan rekomendasi serta dari KONI Kabupaten Sorong,” ucap Usman Ahmad.
Selain Usman Ahmad Notanubun yang mengikuti kegiatan kursus wasit itu ada juga Dicky Hendra dan A. Juntar dari Kota Sorong serta Afrizal dari Kabupaten Sorong.
Pecinta olahraga futsal Andi Orjen mengharapkan PSSI Papua Barat untuk jeli melihat persoalan ini sehingga wasit-wasit yang dikontrak harus berlisensi.
“PSSI harus melihat persoalan ini jangan setiap even olahraga futsal harus wasit yang berlisensi, saya lihat selama ini tidak demikian coba stop dengan sistim lama itu,” ucap Orjen melalui telpon celulernya kepada media ini, Sabtu (12/6/2021).
KENN






























