Koreri.com, Manokwari– Pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni Petrus Kasihiw – Matret Kokop masih fokus perhatian pada sektor pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang dianggap sangat penting untuk membangun kabupaten Teluk Bintuni yang damai, maju produktif dan berdaya saing.
“Karena pentingnya pembangunan SDM maka diperiode kedua kepemimpinan Piet-Matret Jilid II sektor pembangunan SDM masih menjadi skala prioritas. Jadi urutan skala prioritas periode pertama adalah sumber daya manusia- infrastruktur-ekonomi.
Sedangkan urutan skala prioritas periode kedua kita tambahkan dengan penanganan Covid-19. Jadi periode kedua urutan skala prioritas SDM-ekonomi- penanganan Covid-19-infrastruktur,” kata Bupati Petrus Kasihiw kepada wartawan setelah dilantik Gubernur Papua Barat di Auditorium PKK Pemprov Papua Barat, Arfai Jumat (18/6/2021).
Orang nomor satu kabupaten Teluk Bintuni itu juga mengungkapkan bahwa prioritas tersebut tidak juga berkaitan dengan anggaran.
“Karena kalau kita menilai anggaran itu beda. Tetapi perioritas yang dimaksud adalah perhatian tidak hanya dalam bentuk biaya tetapi mungkin juga dalam bentuk lain seperti regulasi-regulasi yang dibentuk untuk kepentingan pembangunan yang prioritas.
Tetapi untuk periode yang kedua ini masih menunggu beberapa tahapan yang harus susun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) terlebih dahulu sebagai penjabaran dari Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Teluk Bintuni Periode 2021-2024.
Bupati dua periode itu juga menjelaskan bahwa ada tahapan-tahapan yang nantinya dilakukan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda).
“Tetapi kita juga mau mengakomodir kepentingan basic kita di lapangan di Posko-Posko akan berkumpul untuk menyusun buku aspirasi yang akan kita bawa dalam tahapan penyusunan RPJMD itu rencana kita di periode kedua karena waktunya singkat yaitu hanya 3 tahun maka kita akan fokus kepada yang wujudnya bisa tercapai tetapi tetap dalam 4 prioritas yaitu SDM-ekonomi-penanganan Covid-19–Infrastruktur itu yang akan kita prioritaskan dari tahun 2021-2024,” terangnya.
Politisi NasDem itu mengatakan bahwa program prioritas itu bukan berarti program unggulan dan cenderung tidak ke program unggulan tetapi lebih kearah inovasi-inovasi.
“Dan kalau bisa masing-masing OPD membuat 1 inovasi dan itu yang akan kita lakukan di periode kedua. Selain itu diperiode kedua ini juga akan dibentuk Tim Bintuni Untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP). TBUPP ini akan dituangkan dalam Peraturan Bupati (Perbup) yang lagi digodok.
Dan disitu ada beberapa Pokja-Pokja membantu kepala daerah melakukan pendampingan dan bahkan memberikan masukan untuk percepatan pembangunan,” ujarnya.
KENN






























