Koreri.com,Bintuni– Menindaklanjuti rapat sebelumnya di Gedung Tamu Negara sebelumnya, Forkopimda Teluk Bintuni bersama Satgas COVID-19 setempat kembali menggelar pertemuan di ruang Sasana Karya, Kantor Bupati, SP 3, Distrik Manimeri, Kamis (24/6/2021).
Pertemuan yang dipimpin Plt Sekda Teluk Bintuni Drs Frans Awak itu dihadiri Wakil Bupati Matret Kokop,S.H, anggota Forkopimda serta pimpinan OPD terkait dan instansi teknis setempat membahas sejumlah persiapan termasuk persiapan diberlakukan kembali penerapan sosial berskala besar (PSBB).
Alasan diterapkan kembali PSBB ini karena melonjaknya kasus positif Covid-19 yang beberapa hari terakhir terus bertambah hingga mencapai 22 kasus baru dalam sehari dan dugaan adanya varian Virus Delta.
“Sesuai hasil kesepakatan rapat, pelaksanaan PSBB, akan diawali sebelumnya dengan sosialisasi selama satu Minggu, setelah itu akan dibuat aturan PSBB melalui surat edaran bupati,” kata Plt Sekda Frans Awak dalam rapat.
Sementara itu Wakil Bupati Teluk Bintuni Matret Kokop,S.H menghimbau kepada seluruh OPD terkait untuk bekerja cepat, mengingat penularan virus ini tersebar begitu cepat sehingga perlu penanganan cepat.
“OPD yang diperintah agar betul betul melaksanakan ini, jangan main main, saya juga akan turun mengecek ke lapangan, Masing tim jalan turun laksanakan jangan tunggu waktu” tegas Matret Kokop.
Sedangkan Kapolres Teluk Bintuni AKBP Hans R Irawan,S.I.K selaku ketua satgas Covid-19Â mengatakan, untuk mencegah tingginya lonjakan kasus positif corona pada gelombang ketiga maka pihaknya bersama pemerintah daerah serta forkopimda harus perketat kembali aturan-aturan di sejumlah titik rawan penularan yang menimbulkan kerumunan seperti tempat hiburan malam.
Membantu dinas kesehatan dalam menggelorakan vaksinasi serta memperketat penjagaan pintu masuk utama agar tidak banyak pengunjung dari luar Bintuni baik darat, udara maupun laut
“Jangan sampai gelombang ketiga terjadi lonjakan berkali lipat di Bintuni” ujar Kapolres.
KENN



















