Koreri.com, Jayapura – Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrat Provinsi Papua menegaskan hanya satu nama yang diusulkan sebagai calon wakil gubernur antara waktu sisa 2 tahun menggantikan mendiang Klemen Tinal.
Sekretaris DPD Demokrat Papua, Boy Markus Dawir, mengatakan satu nama cawagub yang sudah diputuskan Ketua DPD, Lukas Enembe dan telah disampaikan ke DPP untuk diterbitkan SK rekomendasi.
“Demokrat usulkan 1 nama saja yaitu DR. Yunus Wonda dan rekomendasi DPP sementara proses. Kita demokrat sudah clear satu nama untuk dicalonkan maju Wakil Gubernur Papua, tidak ada perubahan nama lagi,” kata BMD saat ditemui wartawan di Suni Hotel Abepura, Kota Jayapura, Kamis (22/7/2021).
Dikatakan, pimpinan DPP Demokrat dan DPD Papua telah melaksanakan rapat terbatas secara virtual untuk membahas polemik internal terkait proses pencalonan Wakil Gubernur Papua.
“Kita sudah rapat terbatas dengan DPP secara virtual yang dihadiri ketua umum, AHY, Sekjen, Kepala Bapilu, Kepala BP OKK, kemudian DPD Papua dihadiri ketua DPD, Lukas Enembe didampingi Wasekjen DPP Demokrat, Rifai Darus, Jumat sore minggu lalu,” ujarnya.
“Sudah sepakati bersama dan Ketua Umum menanyakan ke pak ketua DPD untuk 6 nama yang diajukan kemudian pak Lukas pilih satu nama ke DPP sehingga Demokrat sudah clear dan SK DPP sementara di proses atas nama Yunus Wonda,” tegas BMD.
Dijelaskan, saat pleno internal DPD Demokrat Papua sudah diusulkan nama – nama kader partai yang selanjutnya diserahkan kepada Ketua DPD dan memutuskan hanya satu nama itu kesepakatan rapat pleno DPD Papua.
“Jadi, Demokrat Papua tetap satu nama berbeda dengan partai lain, ada usul 3 nama bahkan 6 nama,” katanya.
Diketahui, 9 Partai Koalisi Papua Bangkit (KPB) Jilid II yang mengusung Lukas Enembe – Klemen pada Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, Juni 2018 diantaranya Partai Demokrat, Golkar, Hanura, PAN, NasDem, PPP, PKB, PKS, dan PKPI.
SEO












