Freeport Bantu Tingkatkan Ekspor Papua di Agustus 2021

IMG 4153
Pusat Pengolahan Bijih Tambang PT Freeport Indonesia di Mile Post 74, Tembagapura

Koreri.com, Jayapura – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mengumumkan kenaikan  nilai ekspor sebesar 535,94 juta dollar pada Agustus 2021 atau meningkat sebesar 59,55 persen dibanding July 2021.

Koordinator Fungsi Statistik Distribusi BPS Provinsi Papua Bambang Wahyu Ponco Aji di Jayapura menyatakan bahwa ekspor nonmigas untuk bulan ini (Agustus) saja telah mencapai 535,94 juta dollar AS.

“Ekspor bulan ini terbesar berasal dari Pelabuhan Amamapare yaitu senilai 527,62 juta dolar AS atau dengan kata lain 98,49 persen dari total ekspor Papua,” tambahnya.

Menurut Bambang, secara kumulatif, total ekspor Papua pada Januari-Agustus 2021 bernilai  2.529 juta dolar AS atau meningkat 254,80 persen dibandingkan total ekspor Januari-Agustus 2020 yang hanya senilai 712,80 juta dolar AS.

“Jika dilihat dari provinsi asal, ekspor Provinsi Papua hanya berupa ekspor non migas senilai 547,53 juta dolar AS,” jelasnya.

Ekspor Papua diangkut dari seluruh pelabuhan di Papua dengan nilai 535,94 juta dolar AS, sementara sisanya senilai 11,53 juta dolar AS diekspor lewat Pelabuhan Tanjung Perak, 0,02 juta dolar AS di Pelabuhan Tanjung Emas dan 0,03 juta dolar AS lewat Bandara Soekarno Hatta.

“Nilai ekspor golongan Bijih Tembaga dan Konsentrat (HS26) pada Agustus 2021 tercatat senilai 527,63 juta dolar AS atau meningkat 59,35 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang senilai 331,11 juta dolar AS,” jelas Wahyu Ponco Aji.

Ekspor golongan Bijih Tembaga dan Konsentrat (HS26) yang berasal dari PT.Freeport Indonesia, dimuat melalui Pelabuhan Amamapare di Kabupaten Mimika.

AND

Exit mobile version